39 views

Direkom PKS, Makin PeDe

Bandarlampung – Bakal calon bupati Lampung Tengah (Lamteng), Nessy Kalvia Mustafa makin percaya diri (PeDe) menatap pilkada setempat. Setelah mengantongi rekomendasi Partai Nasdem, istri mantan Bupati Mustafa ini dipastikan bakal mendapat rekomendasi dari PKS.

Dengan demikian, Nessy telah mengantongi 11 kursi (Nasdem 6 kursi, PKS 5 kursi) dan cukup sebagai syarat untuk mendaftar di KPUD. Dan bakal menjadi salah satu penantang sang petahana Loekman Djoyosoemarto – M. Ilyas Hayani Muda selain duet Musa Ahmad-Ardito Wijaya yang diusung Golkar-PAN.

Orang dekat Nessy yang juga Ketua DPD Partai NasDem Lampung Tengah, Miswan Rodi membenarkan jika Nessy akan menerima rekomendasi dari PKS yang rencananya akan diumumkan hari ini.

“Ya, Alhamdulillah undangan sudah kami terima, besok insyaallah jam 14.00 kami akan hadir di PKS Lampung dalam rangka menerima rekomendasi untuk kakak Nessy,” ucap Miswan, kemarin.

Dalam penyerahan rekomendasi nanti, lanjut Miswan, pihaknya juga akan memberikan sejumlah bantuan APD kepada DPW PKS Lampung dalam rangka pencegahan virus corona (Covid-19).

“Sekarang kan sedang wabah corona. Dan kakak nesy juga sedang gencar turun ke masyarakat untuk bagi-bagi masker dan hand sanitizer guna mencegah corona. Dan kita harap bantua ini nanti dapat diterima oleh PKS dan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut, kursi yang dimiliki NasDem, PKS maupun Perindo sudah mencukupi untuk mengusung Nessy bertarung di Pilkada Lamteng. “Ya tapi kita juga masih menunggu turunnya rekomendasi dari parpol lainnya,” jelasnya.

Sedangkan untuk wakil, Miswan belum banyak berkomentar.
“Untuk wakil, kakak Nessy sudah sepakat nanti dibahas di tingkatan partai koalisi dan calon yang menerima rekomendasi,” tukasnya.

Terpisah, Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim membenarkan jika partainya akan mengumumkan dua rekomendasi pilkada. Yakni untuk pilkada Lamteng dan Metro.

“”Besok di DPW PKS, jam 14.00, penyerahan rekomendasi DPP PKS untuk pilkada Lamteng dan Metro,” singkatnya.

Menurut sumber Koran Editor rekomendasi untuk bakal calon Bupati Lampung Tengah, akan didapatkan Nessy Kalvia Mustafa. Sedangkan untuk Metro rekomendasi akan diterima langsung oleh ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim.

“Yang jelas baru dua itu. Lamteng untuk Nessy dan Metro untuk Ustadz Mufti,” jelas sumber yang enggan disebut namanya ini.

Diberitakan sebelumnya, Pilkada Lampung Tengah (Lamteng) hampir bisa dipastikan akan menjadi arena pertarungan sengit tiga pasang calon. Menariknya selain duet Musa Ahmad-Ardito Wijaya yang diusung Golkar-PAN, Nessy Kalvia, istri mantan bupati Lamteng Mustafa juga menjadi salah satu penantang petahana Loekman Djoyosoemarto – M. Ilyas Hayani Muda.

Kepastian Nessy maju Pilkada Lamteng disampaikan orang dekat isteri Mustafa bahwa pihaknya kemarin telah mendapat kabar kalau PKS telah mengeluarkan rekoemndasi untuk Nessy. “Alhamdulillah setelah tanggal 14 Maret yang lalu mendapat rekom dari Nasdem, kemarin Bu Nessy dikabari PKS juga telah mengeluarkan rekom untuk Bu Nessy,” katanya.

Ditambahkan, sebenarnya rekomendasi PKS tersebut bukan sesuatu yang baru sebab komitmen kebersamaan antara Nasdem dan PKS di Pilkada Lamteng sudah terjalin lama. Bahkan, kebersamaan Nasdem-PKS juga di Pilkada Metro dan beberapa tempat lainnya. “Makanya khusus di Lamteng kami sudah terus bekerja untuk memastikan Bu Nessy bisa meneruskan perjuangan dan kerja keras Pak Mustafa yang ingin memajukan Lamteng. Kami pun optimis, masyarakat Lamteng merindukan kepemimpinan Bu Nessy,” tandasnya.

Terpisah, Ketua DPW PKS Lampung, H. Ahmad Mufti Salim membenarkan pihaknya telah menerima tiga rekomedasi dari DPP PKS. Kendati demikian, Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung ini belum mau membeberkan tiga rekomendasi tersebut.

“Ya yang sudah keluar dan sudah kita terima ada tiga. Ada yang sudah sepasang ada yang baru satu nama. Tapi belum bisa kita publish. Karena kita menghargai masyarakat yang tengah berjuang melawan wabah Covid-19,” katanya, kemarin.

Anggota Komisi IV DPRD Lampung ini juga menyampaikan, pihaknya tengah mencari waktu yang tepat untuk penyerahan serta pengumuman rekomendasi kepada calonkada yang diusung. “Karena kondisi wabah Covid-19 saat ini, jadi nggak etislah masyarakat sedang sibuk melawan wabah ini kita malah sibuk menyerahkan rekomendasi,” terangnya.

Bakal calon Walikota Metro ini juga mengatakan tengah menunggu lima rekomendasi lainnya. “Infonya tiga daerah sudah selesai di DPP. Sedangkan dua lainnya masih on proses pemantapan,” sebutnya.

Disinggung apakah Lamteng termasuk salah satu dari tiga rekomendasi yang telah turun dengan mengusung Nessy, “Nessy termasuk,” ucapnya.

Terkait koalisi, lanjut Mufti, partainya berkomitmen akan berkoalisi dengan semua partai politik di delapan pilkada kabupaten/kota di Lampung. “Pada prinsipya kita berkoalisi dengan semua warna. Bisa dengan merah, kuning, hijau, biru muda, biru tua. Dan kita jali komunikasi denga semuanya,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Fraksi PKS DPRD Lamteng M. Ghofur mengatakan rekomendasi untuk pilkada di Lamteng belum keluar. Namun kata anggota DPRD Lamteng dua periode itu, kemungkinan besar rekom bakal diberikan untuk isteri mantan bupati Lamteng Mustafa, yakni Nessy. “Belum keluar tapi sudah mengerucut, kemungkinan ke Bu Nessy,” ujarnya kemarin.

Lanjutnya, belum keluarnya rekom ini dikarenakan PKS juga tengah melakukan pengkajian untuk memajukan kader internalnya mendampingi Nessy, “Kita mau mengajukan kader internal untuk mendapinginya,” ujarnya.

Dikatakan, di internal partai, kata Ghofur, menguat Ketua DPD PKS Lamteng Anton Robbani yang didorong mendampingi Nessy. “Kalau di internal, banyak yang mendorong Pak Anton Robbani untuk mendampingi Bu Nessy,” ungkapnya.

Anton Robbani saat dikonfirmasi tak mengangkat telepon. Meski demikian dalam medsos Facebook, Anton Robbani men-share kegiatan Nessy Kalvia Mustafa berbagi hand sanitizer dengan caption. “Selamat Pagi Lampung Tengah Sehat dan Bersinar….
Mdh2an Hari ini Allah berikan Kesehatan, Rizki yg Cukup dan Keberkahan bagi kita Semua…..
Salam Kompak Selalu…
Jgn Lupa Bahagia…
Selamat Beraktifitas…
Tabikpun…,” tulisnya.

Diketahui Partai Nasdem memiliki 6 kursi di DPRD Lamteng dan PKS 5 kursi sehingga koalisi dua parpol ini sudah cukup satu perahu. Ini juga sekaligus mengulang koalisi Pilgub 2018 lalu yang menduetkan Mustafa sebagai cagub dan kader PKS H. Ahmad Jajuli sebagai cawagub. (cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *