26 views

Dewan Desak Gubernur Segera Ajukan Usulan Anggaran Penanganan Covid-19

Bandarlampung – DPRD Lampung mendesak Gubernur Arinal Djunaidi untuk segera menyerahkan usulan anggaran penanganan virus corona (Covid-19). Pasalnya, sampai Jumat (3/4) pimpinan DPRD Lampung belum menerima usulan tersebut. Padahal, Covid-19 di Lampung harus segera ditangani.

Seperti diketahui, Pemprov Lampung menyiapkan anggaran sebesar Rp246 miliar untuk menangani wabah virus corona atau Covid-19 di Lampung. Dana itu berasal dari Rp111 miliar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung dan Rp135 miliar alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Wakil Ketua I DPRD Lampung, Elly Wahyuni mengaku, per Jumat (3/4) belum menerima rencana penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 dari Pemprov Lampung.

“Sampai hari Jumat (3/4) kemarin kami pimpinan belum menerima rencana penggunaan anggaran u covid 19,” ujarnya, Minggu (5/4).

Oleh karenanya, Elly yang juga Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung ini mendesak Gubernur Arinal untuk segera menyampaikan rencana penggunaan anggaran untuk Covid-19.

“Karena ini situasinya sudah mendesak. Agar semuanya cepat terealisasi,” tegasnya.

Lebih kanjut, Politisi Partai Gerindra Lampung ini berharap, penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 harus transparan dan akuntable.

“Yanbg pasti penggunaan anggaran ini harus transparan dan harus jelas untuk apa saja dan untuk berapa lama diperkirakan anggaran tersebut,” tukasnya.

Senada juga disampaikan Wakil Ketua IV DPRD Lampung, Fauzan Sibron. Sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung ini mengaku belum ada pengajuan ke DPRD Lampung terkait penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Pemprov Lampung. “Belum ada pengajuan ke DPRD, kita masih menunggu itu,” ujarnya.

Kendati demikian, bakal calon walikota Bandarlampung ini menegaskan, pihaknya bakal mengawal penggunaan anggaran tersebut. “Kita akan kawal pennggunaan dana ini, sehingga penggunaannya tepat sasaran, dan transparan serta bisa dipertanggungjawabkan,” tukasnya.

Terpisah, Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Partai Demokrat, Yozi Rizal mengaku belum ada konfirmasi dari Pemprov Lampung tentang anggaran Rp246 miliar untuk penanganan Covid-19.

Ketua Komisi I DPRD Lampung ini justru menilai jumlah alokasi anggaran tersebut kurang memadai.

“Seberapa pun anggaran yang akan digunakan, harus atas persetujuan DPRD. Saya secara peribadi malah beranggapan 246 M itu kurang memadai jika kita berpikir untuk penanganan dan pencegahan penyebaran serta antisipasi atas dampak covid-19,” jelasnya.

Yozi menyampaikan, saat ini yang paling dibutuhkan adalah Alat Perlindungan Diri (APD) bagi tenaga medis. “Saat ini tenaga medis mengeluh tentang keterbatasan APD, saya kira itu yang paling mendesak,” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *