33 views

Adanya Virus Corona, Petani Kopi di Lambar Khawatirkan Harga Alami Penurunan

Lampung Barat – Petani kopi di Lampung Barat (Lambar) khawatir terkait harga kopi yang kerap mengalami fluktuasi. Hal itu diakibatkan juga dengan adanya virus Corona atau Covid-19 yang semakin meresahkan.

Menurut salah satu petani kopi warga Pekon Kota Besi, Kecamatan Batu Brak, Rosidi mengatakan, ditengah merebaknya virus Corona atau Covid-19, harga kopi sempat mengalami penurunan hingga Rp17.000 per  kilogramnya.

“Harga kopi sempat turun hingga Rp17.000 per kilonya, ini juga mungkin diakibatkan dengan adanya virus Corona yang semakin hari semakin meresahkan,” ujar Rosidi, Minggu (26/4/2020).

Lebih lanjut, Rosidi mengungkapkan, fluktuasi harga kopi membuat dirinya khawatir, ditambah dengan adanya Covid-19.

“Tentu dengan adanya Covid-19 membuat rasa was-was, khawatir akan berdampak banyak terhadap harga kopi, karena selama ini walau tidak ada virus Corona harga kopi sering alami penurunan. Kini harga kopi kembali beranjak naik hingga Rp18.200 per kilogramnya,” ungkapnya.

Rosidi berharap, virus Corona atau Covid-19 tidak akan berdampak banyak terhadap harga kopi khususnya di Lampung Barat.

“Kami petani hanya bisa berharap Covid-19 ini tidak akan berdampak banyak terhadap harga kopi, dan berharap pemerintah dapat mengatasi dan mendapatkan solusi terkait pencegahan kedua hal tersebut, sehingga petani kopi dapat terbantukan ditengah pandemi virus Corona ini,” harap Rosidi.

Dilain pihak, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Lambar, Sumarlin mengatakan, dari data basis LDC per (25/4), harga kopi menyentuh Rp20.700 per kilogramnya.

“Harga bisa berubah sewaktu-waktu, mohon cek ulang basis apabila akan ada penjualan,” jelas Sumarlin.

Perihal wabah Covid-19, Sumarlin menginformasikan kepada petani dan supplier kopi, Bank Indonesia hanya membuka 1 kloter transfer, pembayaran dengan transfer hanya dilakukan 1 kali sehari.

“Mohon segala berkas administrasi diselesaikan maksimal jam 5 sore, dan pembayaran akan diterima H+2 dan untuk pembayaran via cek, selama belum ada pemberitahuan lebih lanjut, LDC masih melakukan pembayaran kopi dengan cek mengikut jam operasional Bank penerbit,” tutup Sumarlin. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *