51 views

Waspada Virus Corona, Dinkes Pantau 1.823 Orang, Awasi 2 Pasien

// Hari Ini Pemrov Lampung Ambil Kebijakan Terkati Virus Corona //

Bandarlampung – Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat ada 2 pasien dalam pengawasan dan 1.823 orang yang berada dalam pemantauan terkait virus korona di Lampung. Disisi lain, Pemprov Lampung akan mengambil kebijakan terkait viruis corona hari ini.

Dua pasien yang dalam pengawasan yakni 1 laki-laki 64 tahun yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Provinsi Lampung dan 1 orang lagi laki-laki 38 tahun yang saat ini di rawat di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Kota Metro.

Sementara itu, 1.823 orang yang dalam pantauan tersebar di 14 kabupaten/Kota di Lampung. Diantaranya Bandarlampung 542 pasien, Lampung Selatan (134), Lampung Utara (34), Lampung Tengah (174), Lampung Timur (398), Lampung Barat (0), Pesisir Barat (106), Tanggamus (114), Pringsewu (96), Pesawaran (63), Metro (48), Waykanan (34), Tulangbawang Barat (26), Tulangbawang 38) dan Mesuji (16).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana membenarkan terkait informasi tersebut. “Iya betul. Itu ada dalam Press release yang akan dikeluarkan besok (hari ini, red) pada saat rapat dengan Pak Gubernur Lampung,” kata Reihana, kemarin.

Terkait dua pasien di RSUDAM dan A Yani Metro, Reihana mengatakan, masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang dikirimkan ke Litbangkes Jakarta dan hasil akan dikirimkan ke Kementerian Kesehatan selaku juru bicara Pemerintah Indonesia.

“Untuk saat ini kami mengimbau dan mengharapkan masyarakat tenang dan tidak panik, kita semua berdoa semoga Provinsi Lampung tidak ada pasien hasil konfirmasi positif covid-19,” harapnya.

Reihana juga meminta masyarakat menghindari keramaian untuk saat ini jika tidak perlu. “Selalu menjaga kebersihan, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Pertahankan gaya hidup sehat, gizi seimbang, olahraga teratur dan istirahat yang cukup,” imbaunya.

Lanjutnya, dengarkan informasi hanya dari sumber yang terpercaya, dalam hal ini Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yang telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan. “Jika ada keluhan panas, batuk pilek serta sesak nafas segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Reihana.

Lebih lanjut, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung beserta lintas sektor terkait telah melaksanakan tugas pokok dan fungsi dalam penanganan covid-19 sesuai standar operasional prosedur yang ditetapkan.

Terpisah, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta masyarakat tenang menyikapi virus Corona (Covid-19), terutama usai satu orang dalam pengawasan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung.

“Karena kondisi ini (penyebaran virus corona) dan Indonesia sebagai negara yang berpenduduk terbesar nomor 4 di dunia perlu mengambil langkah-langkah, khususnya di Lampung,” beber Arinal saat ditemui di Bank Indonesia.

Terkait adanya satu orang yang saat ini dalam pemantauan, Arinal mengatakan Pemprov Lampung akan terus memastikan kondisi orang tersebut dan menerima arahan dari Pemerintah Pusat untuk selanjutnya.

“Sekarang ini bagaimanapun juga sudah semakin bertambah (penyebaran corona), di rumah sakit ada 1 orang dan dalam posisi stabil hari ini. Tetapi di Lampung belum punya alat yang memang bisa mengetahui dan sekarang sedang dikirim untuk mengetahui hasilnya. Insya Allah tidak ada masalah,” tambah Arinal.

Termasuk, sembilan orang yang baru saja dipulangkan dari isolasi yang sebelumnya berada di kapal persiar. Arinal menjamin sudah kembali dalam kondisi baik, namun tetap dipantau dengan tambahan waktu dua minggu kedepan.

Arinal menyebut untuk saat ini dirinya belum bisa mengambil keputusan terkait meliburkan sekolah atau pusat keramaian. Dirinya mengaku harus berkoordinasi lebih dahulu dengan pemerintah pusat.

“Kita akan lihat perkembangannya, Pemprov Lampung akan mengambil kebijakan apabila masih bertambah jumlah orang yang positif, apakah untuk menghentikan sementara pertemuan-pertemuan yang bersifat massal. Seperti hari ulang tahun Lampung tidak menutup kemungkinan akan saya tunda dan kegiatan-kegiatan yang lebih dari ratusan orang yang harus kita tunda,” tambah Arinal.
Baca : MUI Lampung Keluarkan Lima Maklumat Sikapi Merebaknya Corona

Namun untuk pengambilan keputusan terkait meliburkan sekolah dirinya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat lebih dahulu.

“Ya, saya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, jangan sampai mengambil keputusan tidak koordinasi dengan pusat. Kalau diperkenankan akan saya lakukan, tapi saya berharap virus Corona ini tak menyebar di Indonesia mengingat virus corona ini tidak bisa berkembang biak dengan temperatur yang ada di Indonesia. Senin akan saya rapatkan dan akan saya ambil kebijakan apakah diliburkan, tapi di kegiatan seremonial yang lebih ratusan orang saya hentikan,” tandasnya. (dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *