45 views

Puluhan Calon PPS Sarat Masalah

Bandarlampung – Puluhan Calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung yang lolos tes tertulis terindikasi bermasalah.

Berdasarkan temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandarlampung setidaknya ada 29 peserta seleksi PPS yang terindikasi menyalahi aturan, alias tidak bisa menjadi penyelenggara Pemilu pada Pemilihan Walikota (Pilwakot) 2020 mendatang.

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansyah menyebut, ada tiga peserta yang diduga terlibat di kepengurusan partai politik (parpol), dan satu orang diduga pernah menjadi saksi parpol.

“Yang indikasi keterlibatan parpol ini kuat. Sebab satu orang pernah nyaleg (jadi calon legislatif) di Bandarlampung pada Pemilu 2019,” ujarnya, kemarin.

Selain itu, ada dua peserta yang diduga pasangan suami isti. Keduanya dikategorikan dalam praktek KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme). “Suami-istri tidak bisa menjadi penyelenggara, harus salah satunya,” kata dia.

Selanjutnya ada 23 peserta seleksi yang diduga sudah dua periode menjabat sebagai PPS. “Dalam hal ini KPU harus jeli. Apakah data yang kami kirim itu memang dua periode, atau masih bisa diakomodir. Karena KPU yang punya SK bahwa mereka dua periode,” kata Candra.

Lebih lanjut, temuan yang dihimpun Bawaslu Bandarlampung dari Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) tersebut telah disampaikan ke KPU kota setempat. “Ini kan laporan dari Panwascam, makanya kita kirim surat resmi ke KPU untuk memastikan. Kami ingin juga minta pendapat KPU,” jelasnya.

Untuk itu dirinya berharap, KPU bisa menetapkan PPS terpilih yang bebas dari parpol ataupun keterkaitan dengan parpol. “Sudah itu tidak dua periode dan tidak ada keterkaitan suami-istri,” harapnya.

Terpisah, Komisioner KPU Bandarlampung Divisi SDM dan Permas, Hamami mengatakan, pihaknya telah menerima surat yang berisi temuan dari Bawaslu kota tersebut. “Surat dari Bawaslu tadi siang kami terima,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dirinya juga mengapresiasi atas temuan yang dilakukan oleh Bawaslu Badnarlampung terkait Calon PPS yang terindikasi bermasalah. “Pada prinsipnya kita sudah terima dan segera akan kami cek. Dan mudah-mudahan sebelum pelantikan tanggal 23 Maret nanti smeuanya sudah clear,” tukasnya.

Untuk diketahui, saat ini ratusan peserta seleksi PPS KPU Bandarlampung sudah melalui tahap seleksi tertulis (enam besar per kelurahan). Mereka tinggal melaksanakan tes wawancara untuk kemudian ditetapkan tiga orang sebagai PPS di masing-masing kelurahan. (cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *