35 views

PETANI IKAN DI PRINGSEWU MASIH KURANG PASOKAN BENIH

PRINGSEWU – Petani ikan di Kabupaten Pringsewu setiap tahun mencapai sekitar 86 juta perekor. Dan dari kebutuhan tersebut dinas baru bisa memenuhi kebutuhan sekitar 40 juta perekor.

Demikian disampaikan oleh Kabid Perikanan dan Budidaya pada Dinas Perikanan Pringsewu, Haerul Fallah saat mengunjungi kantor PWI Pringsewu Rabu (4/3). Menurutnya, petani ikan di Pringsewu kekurangan benih ikan 46 juta ekor pertahun atau lebih dari 50 persen. Dan untuk mengatasi kekurangan tersebut Dinas Perikanan Pringsewu akan mengembangkan budidaya benih ikan yang di pusatkan di Pekon Candi Retno dan Tanjung Anom, Kecamatan Pagelaran.”Kebutuhan benih ikan masih tinggi, selama ini banyak petani ikan yang mencari benih ke luar daerah seperti di Jawa Barat,” katanya.

Haerul menjelaskan, pusat pembenihan nantinya akan bekerjasama dengan unit pelayanan pengembangan perikanan (UPP) Pringsewu. Dan untuk jenis benih ikan yang akan dibudidayakan diantaranya ikan gurame, mas, nila, lele dan ikan patin. Pola pembenihan akan di lakukan sistem plasma soal tekninsnya kita serahkan kepada UPP.”Sementara lahan yang tersedia untuk pusat pembenihan yakni seluas 20 hektar, untuk pasokan air sangat terjamin meskipun saat musim kemarau,” ujarnya.

Haerul menambahkan, Selama ini kendala petani dalam pembibitan yakni keterbatasan induk, serta masih sulitnya mendapat pakan (cacing sutra).”Jadi kebanyakan petani masih menggunakan pakan alternatif (wolfia) untuk pengganti cacing sutra,” tandasnya. (top)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *