92 views

Pemuda Muhmadiyah Way kanan Legowo, maafkan pencatut Logo Iklan Milad IMM-56

WAY KANAN-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Way Kanan Dengan legowo, memaafkan Ulah Yuswantoro, pengunggah
foto dimedia sosial facebook dengan mencatut Logo Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Way Kanan dalam ucapan Milad IMM ke-56 dengan tambahan gambar dari salah satu bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan tahun 2020.

Pemberian Maaf itu diberikan setelah yang bersangkutan bertemu dengan Pengurus PDPM Way Kanan dirumah Kediaman Ketua Muhammadiyah Way Kanan, Joko susanto, senin Sore, (16/03/2020).

Permintaan maaf Yuswantoro disampaikan secara langsung dan diatas kertas bermaterai Rp.6.000.

Sementara itu, Sigit Dwi Suwardi selaku Sekertaris PDPMWay Kanan didampingi beberapa pengurus bidang advokasi Manora Asena, Hodi Feriyansyah,dan Jemi menjelaskan kami sangat menyesalkan atas pencatutan organisasi kami, dan ini sudah kasus yang ke 3 kalinya.

“Saya mewakili ketua PDPM (Dedi Iskandar) pastinya menyesalkan terhadap kejadian seperti ini, harapannya jangan sampai terulang kembali apa lagi menghadapi tahun politik didaerah seperti ini”. Kata Sigit Dwi Suwardi.

Sigit berharap agar setiap orang dapat dewasa dan bijaksana dalam bermedia sosial, sehingga tidak ada pihak-pihak yang dirugikan oleh postingan kita.

Joko Susanto selaku Ketua Muhammadiyah Way Kanan pada kesempatan itu menegaskan bahwa Muhammadiyah Way Kanan maupun Pemuda muhammadiyah tidak beaviliasi kepada terhadap bakal calon manapun yang akan mengikuti pilkada.

“Saya luruskan kepada yang bersangkutan dan semua pihak, bahwa Muhammadiyah bergerak dibidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan kesehatan, khususnya di Kabupaten Way Kanan”. Jelas Joko.

Yuswantoro yang hadir bersama temannya mengaku sangat bersalah atas kejadian pencatutan tersebut.

Diakuinya dirinya mendapatkan foto ucapan selamat milad IMM dari akun Facebook lalu spontan mengeditnya dan ditambahkan foto salah satu bakal calon, atas prakarsa sendiri dan tidak ada pihak manapun yang menyuruh.

“Saya merasa bersalah dan itu benar-benar tindakan saya secara pribadi tanpa dorongan dari pihak manapun. Sekali lagi saya minta Maaf kepada PDPM Way kanan dan pihak lain yang merasa dirugikan.” Aku Yuswantoro.(Fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *