20 views

PDP Bertambah 2 Orang

Bandarlampung – Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus korona atau covid-19 di Lampung bertambah menjadi 2 orang. Sehingga totalnya kini menjadi 4 orang. Kedua PDP tersebut masih berusia balita.

Kedua pasien baru tersebut yakni satu orang berjenis kelamin perempuan berusia 1 tahun yang dirawat di Rumah Sakit Belleza dan satu lagi berjenis kelamin perempuan berusia 2,5 tahun yang dirawat di Rumah Sakit Umum Abdol Moeloek.

Sebelumnya, ada 2 orang juga yang menjadi PDP yakni satu laki-laki berusia 64 tahun yang kini dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek dan satu laki-laki usia 38 tahun yang kini dirawat di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Kota Metro.

“Itu ya sementara, tunggu info selanjutnya. Yang pasti PDP sudah dirawat sesuai dengan protap. Semoga keempat orang itu bukan covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, kemarin.

Dia menjelaskan sebetulnya masalahnya sekarang masyarakat kalau demam batuk pilek, semua gelisah seakan-akan sudah terkena covid-19. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat tidak panik menyikapinya, tapi tetap waspada.

“Sekarang ini masyarakat sudah takut duluan, saat batuk pilek langsung gelisah seakan-akan terkena virus korona. Padahl, itu belum tentu karena butuh observasi lebih dulu untuk menyatakan kalau terkena virus itu,” katanya.

Dia juga menambahkan Pemerintah Provinsi Lampung juga memberikan perhatian yang serius terhadap penyebaran virus tersebut. Berbagai upaya dilakukan dalam upaya mengantisipasi penyebarannya.

“Pemprov juga melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran virus itu. Masyarakat juga harus turut membantu dengan menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat ada 2 pasien dalam pengawasan dan 1.823 orang yang berada dalam pemantauan terkait virus korona di Lampung. Disisi lain, Pemprov Lampung akan mengambil kebijakan terkait viruis corona hari ini.

Dua pasien yang dalam pengawasan yakni 1 laki-laki 64 tahun yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Provinsi Lampung dan 1 orang lagi laki-laki 38 tahun yang saat ini di rawat di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Kota Metro.

Sementara itu, 1.823 orang yang dalam pantauan tersebar di 14 kabupaten/Kota di Lampung. Diantaranya Bandarlampung 542 pasien, Lampung Selatan (134), Lampung Utara (34), Lampung Tengah (174), Lampung Timur (398), Lampung Barat (0), Pesisir Barat (106), Tanggamus (114), Pringsewu (96), Pesawaran (63), Metro (48), Waykanan (34), Tulangbawang Barat (26), Tulangbawang 38) dan Mesuji (16).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana membenarkan terkait informasi tersebut. “Iya betul. Itu ada dalam Press release yang akan dikeluarkan besok (hari ini, red) pada saat rapat dengan Pak Gubernur Lampung,” kata Reihana, kemarin.

Terkait dua pasien di RSUDAM dan A Yani Metro, Reihana mengatakan, masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang dikirimkan ke Litbangkes Jakarta dan hasil akan dikirimkan ke Kementerian Kesehatan selaku juru bicara Pemerintah Indonesia.

“Untuk saat ini kami mengimbau dan mengharapkan masyarakat tenang dan tidak panik, kita semua berdoa semoga Provinsi Lampung tidak ada pasien hasil konfirmasi positif covid-19,” harapnya. (dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *