68 views

Kampung DWT Jaya Data Dan Pantau Warga Dari Luar Daerah

TULANGBAWANG – Kampung Dwi Warga Tunggaljaya (DWT Jaya), Kecamatan Banjaragung, mendata dan memantau 29 warga setempat yang usai melakukan kunjungan luar daerah yang terjangkit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Kepala Kampung DWT Jaya Yusman mengatakan, Kampung setempat telah membentuk tim relawan kampung mencegah penyebaran pandemi corona.
“Kita sudah bentuk tim relawan yang saya ketuai sendiri. Kita sudah lakukan pendataan terhadap orang-orang yang usai melakukan bepergian dari luar daerah termasuk yang baru pulang merantau,” terang Yusman, Selasa (31/03/2020).
Ia menjelaskan, sampai hari ini Selasa (31/03/2020) pihaknya telah mendata dan memantau 29 warga setempat yang baru saja melakukan kunjungan dari luar daerah.
“Kita data dan lakukan pemantauan. Kita kasih pengertian agar ke 29 orang itu tidak keluar rumah atau mengisolasi diri selama 14 hari,” imbuhnya.
Dalam pendataan itu, pihaknya mengaku juga terus berkoordinasi dengan tim gugus pencegahan korona Pemkab Tulangbawang.
“Kita selalu melakukan koordinasi dengan tenaga medis, Puskesmas, termasuk TNI dan Polri. Agar data kita masuk menjadi satu sistem,” bebernya.
Yusman berkomitmen untuk memberikan dukungan dan kerjasama ikut melakukan pencegahan penyebaran covid-19 secara lebih masif kepada masyarakat.

“Kita terus sampaikan kepada masyarakat agar menjaga jarak aman, sering cuci tangan dengan menggunakan sabun, menjaga pola hidup sehat dan bersih, tetap berada dirumah dan tidak berpergian jika tidak mendesak, larangan berkumpul dan berkerumun, tetap tenang dan tidak panik serta selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah,” paparnya.

Kampung DWT Jaya juga berkomitmen, untuk melaksanakan maklumat Kapolri untuk tidak mengadakan pertemuan sosial, budaya, keagamaan, aliran kepercayaan, dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, konser musik, pekan raya, festival, bazzar, pasar malem, pameran, resepsi keluarga, kegiatan olahraga, kesenian, hiburan, unjuk rasa, pawai, karnaval, serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *