41 views

Implementasikan QRIS, UBL Gandeng BI Gelar Pekan QRIS Nasional 2020

Bandar Lampung —Dalam rangka komitmen Bank Indonesia (BI) untuk mempercepat implementasi Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS), BI menggelar Pekan QRIS Nasional 2020 di Kampus Universitas Bandar Lampung (UBL). Sosialisasi ini dihadiri oleh Diah Etika W.S. selaku Analis atau Manajer dari BI untuk memaparkan tujuan dan kegunaan dari QRIS.
Diah Etika mengatakan semakin pesatnya perkembangan teknologi telah mendorong beragam inovasi di berbagai sektor, termasuk sistem pembayaran. Sistem pembayaran digital secara non tunai, baik berbasis kartu atau uang elektronik, kartu debit, kartu kredit, maupun server based dalam bentuk QR Code telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari setiap sendi kehidupan masyarakat yang kedepan akan mendorong terciptanya ekosistem cashless dan society. “ Sebagai salah satu implementasi visi sistem pembayaran Indonesia 2025, Bank Indonesia telah menetapkan standar kode QR untuk pembayaran melalui apikasi, server based, dompet elektronik, atau mobile banking dengan nama Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS),” ujar Diah saat menyampaikan pemaparannya mengenai QRIS dihadapan mahasiswa FEB UBL, di Aula Gedung F, Lantai 3, Kampus UBL, Senin (09/03/2020).

QRIS sendiri dapat digunakan oleh pedagang mikro, pedagang keliling, pasar tradisional, pasar modern, Mall, online shoop, koperasi, Universitas, kantin-kantin di sekolah, dan lainnya. “Selain itu, QRIS juga dapat digunakan untuk keperluan lain seperti zakat, infaq, sodaqoh, iuran kas dan palang merah. Sudah banyak rumah ibadat yang menggunakan QRIS, yakni masjid, gereja, pura, vihara, dan rumah ibadat lainnya,” tambah Diah.

Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), Dr. Andala Rama Putra Barusman, SE., MA., Ec., menuturkan bahwa UBL juga telah menerapkan sistem digital pada kegiatan perkuliahan, salah satunya adalah penggunaan QR Code untuk absensi mahasiswa. “Membahas mengenai penerapan QRIS, UBL sendiri sudah menerapkan sistem digital kurang lebih 3 tahun yang lalu. Salah satunya menerapkan absensi QR Code dan Kartu mahasiswa dalam bentuk digital dan bukan lagi berbentuk kartu,” tutur Andala.

Rangkain kegiatan Pekan QRIS Nasional 2020 ini juga diisi dengan penyampaian materi seputaran QRIS dan implementasinya pada merchant, yang dipaparkan oleh Lintang Anggraini selaku Asisten Analis BI, dan Lia Kurniati dari merchant LinkAja. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *