29 views

Heboh… Ratusan Warga Mesuji Keracunan

// Korban Keracunan Massal Bertambah Jadi 221 Orang //

Mesuji – Korban keracunan massal di Kabupaten Mesuji kian bertambah menjadi 221 orang. Mereka keracunan diduga akibat menyantap nasi punjungan dari seorang warga Desa Labuhan Indah Kecamatan Wayserdang.

Kepala Puskesmas Buko Poso, Hendri AZ, mengatakan dari 221 korban keracunan, saat ini hanya 10 orang yang masih dirawat di puskesmas.

“Kronologisnya ada yang berobat di bidan kami dengan keluhan mual, jarak berapa lama datang lagi dengan keluhan yang sama, hingga sampai puluhan orang mengalami hal yang sama. Hingga Minggu (8/3) jam 00.00 WIB ada 67 orang pasien yang diduga keracunan makanan,” jelas Hendri, kemarin.

Dikatakannya, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Pihak puskesmas sendiri mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menyimpulkan penyebab dari kejadian ini.

“Sample sudah kita ambil dua macam, makanan dan muntahan korban dan di kirim ke BPOM, Minggu 8 Maret 2020 pukul 23.00 WIB. Tindaklanjutnya, Senin (9/3), BPOM, Dinas Kesehatan, Polsek Way Serdang datang untuk lakukan investigasi ke rumah pemilik hajat yang membagikan makanan,” terangnya.

Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Dennis Arya mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi terkait kasus ini.

“Sementara kita tunggu hasil pemeriksaan BPOM dan melihat dampaknya apakah ada yang menyebabkan kelumpuhan atau meninggal dunia kita masih kerja sama dengan Dinas Kesehatan,” kata Dennis.

Puluhan orang tersebut diduga mengalami keracunan makanan setelah sebelumnya menyantap hidangan yang disajikan salah seorang warga di Kecamatan Way Serdang.

Pihak dari Dinas Kesehatan Mesuji pun kini sudah mengambil sample makanan dengan menu nasi, ayam, tahu, dan mi goreng.

Sementara, puluhan korban diduga keracunan makanan tersebut kini dirawat di Puskesmas Bukoposo, sebanyak 68 warga berasal dari Desa Bumi Harapan dan Desa Bukoposo, Way Serdang sebanyak 24 orang, sisanya berasal dari Kabupaten Tulangbawang Barat. (apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *