42 views

Golkar mesuji dorong pengisian Wabub Mesuji

Golkar mesuji dorong pengisian Wabub Mesuj
Mesuji-Setelah Partai Amanat Nasional mendesak pengisian Wakil Bupati Mesuji yang saat ini tak bertuan,  kali ini giliran Partai Golkar yang juga menginginkan proses pengisian Wakil Bupati mesuji segera dilakukan.
Seperti di katakan Anggota Ketua Badan Pemenangan Pemilu(BAPILU) DPD golkar Kabupaten Mesuji Parsuki, dikatakanya, Secara konstitusional, posisi Wakil Bupati Kabupaten Mesuji memang harus diisi.
Hal  ini lanjutnya,  sesuai dengan amanat Pasa 176 pasal (4) Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota,yang menyatakan,Pengisian kekosongan jabatan Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 (delapan belas) bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut.
“jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk tidam mengisi kursi wakil bupato karena ini memang amanat Undang-undang nomor 10 tahun 2016 pasal 176 ayat 2 jelas, terang benderang, dan secara jelas juga di aturan itu  yang berhak mengajukan usulan itu partai politik bukan Bupati,”terang Parsuki.
Untuk itu ketua Bappilu Partai Golkar Kabupaten mesuji sekaligus anggota fraksi Golkar DPRD kabuputen mesuji, Parsuki SH. I akan berkoordinasi dengan Ketua DPD partai golkar kabupaten mesuji untuk mendorong agar segera duduk bersama dengan partai pengusung yang lainya,  untuk menentukan siapa yang akan diusung menjadi wakil bupati mesuji untuk mendampingi H. Saply TH.
“Karena Pengisian kekosongan jabatan Wakil Kepala Daerah di dalam sistem Pemerintahan Daerah masih sangat diperlukan untuk membantu Kepala Daerah dalam menjalankan roda
Pemerintahan dari aspek pengawasan, mengendalikan jumlah penduduk di daerah, dan membantu Kepala Daerah menyelesaikan beban dan kerumitan pekerjaan Kepala Daerah yang sangat luas cakupannya,”tambahnya.
Masih dikatakan Parsuki,  selain itu DPD Partai Golkar Kabupaten mesuji agar secepatnya untuk berkoordinasi dengan Pimpinan DPRD kabupaten Mesuji untuk segera mengambil langkah langkah yang diperlukan,
“karena kalau semua menunggu dan Menunggu tidak ada yang memulainya diyakinkan tidak akan ada wakil sampai masa jabatan bupati mesuji periode 2017-2024 selesai,  kita kesampingkan dulu kepentingan pribadi, mari kita utamakan kepentingan untuk masyarakat secara umum,”tandasnya. (apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *