26 views

Eks TKI Dirujuk ke RSUDAM

Pesawaran – Satu mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Taiwan asal Pesawaran dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek.

Menurut informasi yang dihimpun, pasien tersebut dibawa menggunakan mobil ambulans milik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dengan didampingi perawat yang menggunakan baju pelindung antivirus.

“Siang tadi sudah dibawa ke RSUD Abdul Moeloek untuk pemeriksaan lebih lanjut apakah pasien suspect corona atau bukan,” ujar salah satu pegawai yang enggan disebutkan identitasnya, kemarin.

Sebelumnya, eks TKI dari Taiwan tersebut mendapatkan perawatan khusus di rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat dan rencananya akan mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUD Abdul Moeloek.

“Iya kami sedang melakukan perawatan intensif ke salah satu warga. Namun, kami belum tahu apakah terinfeksi virus corona atau bukan,” ujar Direktur RSUD Pesawaran Yasmin Marlinawati.

Maka dari itu, pihaknya berencana akan membawa pasien ini ke RSUD Abdul Moeloek untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. “Sebab, sarana dan prasarana yang kami miliki saat ini kan masih terbatas, jadi kalau ditanya corona atau bukan, kita belum bisa menjelaskan. Nanti kalau sudah dilakukan pemeriksaan intensif di RSUD Abdul Moeloek dan diagnosisnya sudah keluar baru diketahui penyakitnya,” ujarnya.

Terpisah, maraknya pesan berantai yang tersebar melalui beberapa grup WhatsApp yang dimana menginformasikan bahwa, tentang adanya keberadaan salah seorang warga Lampung Timur mengalami gejala mirip virus corona, sempat membuat resah masyarakat.

Diketahui bahwa, dalam pesan yang beredar itu dijelaskan bahwa, salah satu warga dari salah satu kecamatan di Lamtim yang baru pulang dari Tiongkok berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana, Selasa (3/3) pukul 12.00 WIB. Warga tersebut, mengalami gejala mirip serangan virus corona.

Menanggapinya, Direktur RSUD Sukadana dr. Wayan Widyana menjelaskan, pasien tersebut berinisial FD (22) warga salah satu kecamatan di Lamtim. Menurutnya, FD merupakan mahasiswa Indonesia yang baru pulang dari Cina pada 20 Februari 2020 lalu.
Baca : Berkunjung ke Lamtim, Dir Binmas Polda: Selesaikanlah Masalah Tanpa Masalah

Dari hasil pemeriksaan ronsen, FD didiagnosa menderita penyakit TBC. Kemudian, dari hasil uji laboratorium didiagnosa menderita penyakit demam berdarah dengeu (DBD). “Salah satu keluarga FD saat ini sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Metro karena menderita DBD,” jelas dr.Wayan saat dihubungi oleh radarlampung.co.id, pada Selasa malam.
Baca : Puluhan Ribu Warga Lamtim Sudah Sensus Online

Kendati demikian lanjut dr.Wayan, guna mengantisipasi segala kemungkinan FD saat ini sedang menjalani observasi di ruang isolasi RSUD Sukadana. Selain itu, RSUD Sukadana juga masih terus berkoordinasi dengan RSUD Achmad Yani dan RSUD AM. “Kami belum dapat memastikan apakah, FD terserang virus corona, karena tidak memiliki peralatan lengkap. Karenanya, kami masih berkoordinasi dengan rumah sakit yang memiliki peralatan lebih lengkap,” pungkasnya. (dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *