32 views

DPRD, Meningkatnya ODP Bukan Berarti Terpapar Corona

Lampung Barat, Meningkatnya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Lampung Barat mendapat apresiasi positif dari anggota DPRD Lambar Komisi III Noviadi. Menurutnya, ODP bukan berarti terpapar covid 19. Justru dirinya memberikan apresiasi bagi masyarakat, yang secara sadar mengecek kondisi kesehatannya pasca keluar Lambar atau pulang kampung.

“Selain itu apresiasi juga bagi tim medis dan gugus depan covit 19 Lambar, atas respon cepat saat masyarakat menyampaikan kedatangan warga luar lambar ke lambar. Khususnya dari daerah yg positif terpapar Corona tersebut. Tentunya orang-orang ODP tersebut betul-betul terpantau selama 14 hari kedepan oleh tim,” ujar Noviadi, jum’at (20/03).

Pihaknya berharap, semua pihak baik instansi pemerintah maupun masyarakat, mematuhi himbauan Bupati untuk dijalankan dengan sungguh-sungguh. Sehingga dengan upaya maksimal tersebut diharapkan tidak ada masyarakat yang terpapar Covid 19.

“Misal, jangan sampai anak dirumahkan tapi orang tua tidak menghindari keramain, atau tetap mengadakan acara yang melibatkan orang banyak. Sebab jika demikian terjadi sangat tidak efektif edaran tersebut nantinya,” pungkas Noviadi.

Diketahui, hingga hari ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Lambar meningkat menjadi 109 orang. ODP ini melesat dibanding hari pertama (18/3) lalu yang hanya tiga orang, di hari kedua menjadi 22 orang. Artinya, pada hari ketiga penambahan ada 84 orang.

Data tersebut membuktikan begitu tingginya kesadaran masyarakat Lambar akan bahaya Corona Virus.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lambar, Paijo, menerangkan ODP bisa sehat, bisa juga sakit.

“Mereka baru saja melakukan perjalanan ke daerah terdampak Covid-19. Mereka akan kita pantau selama 14 hari,” singkat Paijo. (Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *