141 views

Dodik : Tidak Ada Aturan Yang dilanggar pada Penerimaan PKD Kec,Kasui

WAY KANAN-Dugaan adanya penerimaan Pengawas Kampung/Desa (PKD) di 18 Kampung dan 1 kelurahan di Kecamatan Kasui Kabupaten Way, menyalahi aturan dimana yang di luluskan ada yang Bukan PKD dari kampung tempat bertugas, dan adanya KKN yakni mengangkat PKD yang masih ada ikatan Keluarga, dengan Panwascam kasui mendapat tanggapan serius.

Menurut Tulus Dodik Saptono, A.Md,. Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kasui,mengatakan syarat untuk jadi PKD adalah memiliki KTP Domisili Di Kecamatan Kasui.

“Pada Point 7/G, Pendaftar berdomisili di kecamatan setempat dibuktikan adanya KTP elektronik.” Kata Dodik, Senin (16/03/20).

Ditanya, apakah ada pendaftar dari Kampung tersebut namun tidak lolos, Dodik mengakui memang ada, dibeberapa Kampung, Namun Nilai nya tak memenuhi syarat, tidak memiliki integritas yang diharapkan, serta kualifikasi selaku PKD, dan tak menguasai teknologi digital.

“Kita pilih yang berintegritas, berpengalaman dan memiliki ferformance, dan menguasai teknologi digital, minimal teknologi hape Android.” Kata Dodik.

Ferformance seorang PKD menurut, Dodik juga diperlukan, mengingat dalam pilkada rawan gesekan.

Terkait ikatan keluarga Dodik mengatakan pada prinsipnya jangankan sama sama orang di Kecamatan Kasui, satu Kabupaten Way kanan adalah bersaudara.

” Tidak boleh itu kita meloloskan Kakak, adik, orang tua ataupun yang terikat oleh tali pernikahan.” Terang Dodik.
Dari Hasil Investigasi Wartawan media ini setidaknya memang ada 3 orang PKD yang bertugas diluar kampung tempatnya berdomisili, dan sudah dilantik pada tanggal 14 maret lalu. (Fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *