125 views

Cegah Corona Masuk Pondok, sejumlah pengasuh Minta saran Bupati Raden Adipati

WAY KANAN- Rasa Khawatir dari sejumlah pengasuh Pondok pesantren Di Way Kanan akan bahaya Virus Corona (Covid-19) bisa menimpa santri dan santriwati, Sejumlah Tokoh Agama, Kiyai, Ustadz yang tergabung dalam Pengasuh Pondok Pesantren secara bersama bersama menyambangi Bupati Way Kanan.selasa (17/03/20).

Kedatangan 32 Orang Pengasuh Pondok Pesantren Dipimpin Ketua PC NU Way kanan KH. Nurhuda tersebut, di sambut langsung oleh Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya di dampingi Kepala Dinas Kesehatan, Anang Risgiyanto, S.KM., M.Kes,.

Ketua PCNU Way Kanan mengatakan kedatangan mereka untuk diskusi terkait pencegahan penyebaran corona, juga meminta arahan dengan Bupati sehingga Pondok Pesantren yang ada di Way Kanan dapat menjadi lebih baik, serta dapat berperan aktif dalam pencegahan virus corona.

“Mengingat isu masalah Corona sangatlah mengkhawatirkan. Oleh karena itu kami juga meminta pengarahan langsung dari pak Bupati,utamanya mencegah jangan sampai Corona Masuk Pondok.” ujar KH. Nurhuda.

Sementara itu, Bupati Way Kanan, H. Raden Adipati Surya menyambut baik kedatangan Para Pengasuh Pondok Pesantren Di Kabupaten Way kanan, serta menyampaikan permohonan maaf, karena tidak sempat melakukan kunjungan ke masing-masing Pondok Pesantren, mengingat instruksi terkait Virus Corona (Covid-19) sangat mendadak.

“Ada beberapa hal yang saya sampaikan kepada guru guru saya Pengasuh Pospes, khususnya mengenai pencegahan Virus Corona. Ini perlu kita sebar luaskan mengingat Banyak Santri yang tinggal di Pondok maupun Santri yang pulang kerumahnya masing-masing,” kata Adipati.

Adipati menyebutkan, sebenarnya Virus ini tidak perlu ditakuti dengan berlebihan. Karena menurutnya lebih berbahaya penyakit TBC daripada Corona. Tetapi, bahayanya Corona ini penyebarannya sangat cepat dan yang menjadi persoalannya lagi adalah ciri ciri seseorang yang terkenapun tidak terlalu nampak.

“Sehubungan dengan itu semua, maka Presiden telah mengeluarkan instruksi, Gubernur juga telah mengeluarkan surat Edaran dan Kita pun Kabupaten Way Kanan telah mengeluarkan surat Edaran agar bersama sama mencegah virus tersebut,” sebut Adipati.

Oleh karena itu, tambah Bupati, selama 14 hari kedepan kalau pun ada kegiatan kegiatan yang dapat mengumpulkan atau berintraksi dengan banyak orang baik itu kegiatan di Pemerintahan, Sekolah dan lainnya diharapkan agar ditunda terlebih dahulu.

“Kuncinya kita harus bersama sama untuk mencegahnya. Walaupun sebenarnya ajal kita itu ada di tangan yang maha kuasa, tapi paling tidak kita telah berupaya mencegahnya dan saya sebagai Bupati minimal sudah menunjukkan kewajiban saya untuk menjaga dan melindungi warga masyarakat Way Kanan khususnya,” pungkasnya. (Fik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *