34 views

Beredar SMS BLAST, Ketua LMN-DN Lampung: Itu Bukan Kami

Bandarlampung – Pasca aksi “Aliansi Lampung Memanggil” di depan Gedung DPRD Lampung, Selasa (10/3), beredar SMS BLAST yang mengatasnamakan Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi – Dewan Nasional (EW LMND – DN) Lampung.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Wilayah LMND-DN Lampung, Kristina Tiya Ayu menyatakan bahwa penyebaran SMS BLAST itu bukan dari pihaknya.

“Kami dari Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi – Dewan Nasional (EW LMND – DN) Lampung dengan ini menyampaikan bahwa penyebaran pesan melalui SMS BLAST yang mengatasnamakan LMND-DN Lampung bukan merupakan tindakan yang kami lakukan,” tegas Kristin, Rabu (11/3).

Disampaikannya, ditengah situasi semakin tingginya gelombang penolakan rakyat terhadap OMNIBUS LAW RUU Cipta Kerja yang mewakili kepentingan pemilik modal, pihaknya sering dihadapkan pada tindakan represifitas dan kriminalisasi yang dilakukan melalui komponen bersenjata milik negara.

“Baru-baru ini kita mendapatkan kabar buruk terkait penangkapan 10 orang kawan buruh KASBI pasca aksi menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja tanggal 3 Maret 2020. Intimidasi dilakukan oleh aparat kepolisian pada Diskusi Publik membahas Omnibus Law yang diselenggarakan oleh kawan Federasi Pelajar Jakarta (FIJAR) tanggal 8 Februari 2020 begitu juga intimidasi dilakukan aparat kepolisian pada diskusi kawan-kawan LMND-DN NTT pada tanggal 1 Maret 2020,” ungkapnya.

Begitu juga hal yang terjadi di Lampung, lanjut dia, Selasa (10 Maret 2020) beredar pesan singkat lewat SMS BLAST yang mengatasnamakan LMND-DN Lampung. “Patut kami sampaikan bahwa LMND-DN Lampung tidak pernah menyebarkan pesan dalam jenis apapun menggunakan SMS BLAST,” tegasnya lagi.

Menurutnya, hal seperti itu merupakan upaya penggembosan terhadap perjuangan rakyat dalam menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja. “Namun kita mesti menyampaikan kembali kepada rezim, bahwa segala macam bentuk Intimidasi, Represifitas dan Kriminalisasi tidak akan pernah menyurutkan semangat perjuangan kita, justru itu akan semakin mengobarkan api perlawanan. Salam Pembebasan !!!,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *