28 views

Bentuk Tim Relawan Pencegahaan Corona, Kampung Tunggal Warga Data Warga Dari Luar Daerah

 

TULANGBAWANG – Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjaragung membentuk Tim relawan kampung untuk pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19).
Kepala Kampung Tunggal Warga Munawar Cahyo mengatakan, tim relawan kampung pencegahaan pandemi corona itu telah melaksanakan tugas sesaui instruksi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Salah satunya melaksanakan penyemprotan disinfektan di tempar fasilitas umum seperti kantor kampung, balai kampung, masjid, mushola dan fasilitas lainya
“Kita sudah bentuk tim relawan kampung untuk pencegahaan virus corona. Saat ini kita tengah melakukan pendataan terhadap orang-orang yang usai melakukan bepergian dari luar daerah termasuk yang baru pulang merantau,” terang Munawar Cahyo, Selasa (31/03/2020).
Ia menjelaskan, sampai hari ini Selasa (31/03/2020) pihaknya telah mendata dan memantau 26 warga setempat yang baru saja melakukan kunjungan dari luar daerah.
“Kita data dan lakukan pemantauan. Kita kasih pengertian dan pembinaan agar ke 26 orang itu tidak keluar rumah atau mengisolasi diri selama 14 hari,” imbuhnya.
Dalam pendataan itu, pihaknya mengaku juga terus berkoordinasi dengan tim gugus pencegahan corona Pemkab Tulangbawang.
“Kita selalu melakukan koordinasi dengan tenaga medis, Puskesmas, termasuk TNI dan Polri. Agar data kita masuk menjadi satu sistem,” bebernya.
Munawar Cahyo berkomitmen, untuk memberikan dukungan dan kerjasama serta melakukan pencegahan penyebaran covid-19 secara lebih masif kepada masyarakat.

 

“Kita terus sampaikan kepada masyarakat agar menjaga jarak aman, sering cuci tangan dengan menggunakan sabun, menjaga pola hidup sehat dan bersih, tetap berada dirumah dan tidak berpergian jika tidak mendesak, larangan berkumpul dan berkerumun, tetap tenang dan tidak panik serta selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah,” paparnya.

 

Pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan maklumat Kapolri untuk tidak mengadakan pertemuan sosial, budaya, keagamaan, aliran kepercayaan, dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, konser musik, pekan raya, festival, bazzar, pasar malem, pameran, resepsi keluarga, kegiatan olahraga, kesenian, hiburan, unjuk rasa, pawai, karnaval, serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *