50 views

Untuk Epektifitas, Pemkab Lambar Luncurkan Pengadaan Randis Sistem Sewa

Lampung Barat – Untuk pertama kalinya di tahun 2020 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) lakukan kebijakan sewa randis, dengan tujuan epektifitas pemakaian dan penggunaan kendaraan. Tahun perdana kebijakan randis sewa ini, pemkab lambar siapkan 9 mobil dinas untuk 9 camat dari 15 kecamatan yang ada.
Kepala Bagian Umum Pemkab Lambar, Surahman mengatakan, untuk kendaraan operasional Pemkab Lampung Barat tahun ini diadakan sembilan kendaraan dinas (Randis) berupa mobil.
“Itu nanti diperuntukkan untuk sembilan camat di Lampung Barat, untuk tahun 2020 ini kita adakan dengan sistem sewa,” ujar Surahman, Selasa (04/02/2020).
“Kesembilan mobil ini bertipe Daihatsu Terios dari perusahaan trek, ini perusahaan yang kita gandeng dari Bandarlampung,” lanjutnya.
Dari lima belas camat yang ada, Surahman menjelaskan, keenam lainnya sudah menggunakan Randis tipe Terios model terakhir.
“Hanya saja yang tahun ini model terbarunya,” ungkap Surahman.
Terkait biaya sewa kesembilan mobil dinas tersebut, Surahman mengungkapkan memakan anggaran sebesar 600 juta.
“Itu kalo secara detail saya lupa, namun garis besarnya 600 juta untuk 12 bulan atau satu tahun,” jelas dia.
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Barat, Akmal Abdul Nasir (Aan)  mengatakan, pihaknya lakukan kebijakan sewa Randis berdasarkan beberapa pertimbangan.
“Mulai dari biaya pemeliharaan ataupun untuk mengurangi resiko kerusakan dan sebagainya,” tutur Aan.
Diakui Aan, setelah melalui beberapa kali penelitian, ternyata memang dari beberapa segi pertimbangan, sistim sewa Randis lebih efektif.
“Kita membuat kebijakan itu berdasarkan ke efektifannya, mulai dari resiko dalam pemakaian ataupun pemeliharaan, sehingga jika terjadi kerusakan itu tanggung jawab dari pada pihak penyewa,” akunya.
Selanjutnya ungkap Aan, kebijakan sewa randis juga bertujuan untuk mengurangi dari pada aset pemerintah.
“Karena jika tidak begitu, lima tahun ke depan aset pemerintah akan meningkat, dan itu harus dipertanggung jawabkan, sehingga untuk lebih efektif lagi dari pemakaian dan pendanaan,” terang dia.
Aan berujar, sebelumnya pihaknya telah mempelajari dari daerah-daerah lain dari kebijakan sistem sewa tersebut.
“Kita sudah pelajari sebelumnya dari daerah-daerah lainnya, sehingga kita mempunyai referensi untuk mengambil keputusan akan kebijakan baru ini,” tukasnya menjelaskan.
Pihaknya berharap, dengan adanya kebijakan sewa Randis tersebut, akan membuat perubahan di Lambar menuju lebih baik. (Anton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *