35 views

Tak Mau Seperti Eva, Rycko Serahkan ke Partai Soal Wakil

Bandarlampung – Bakal calon walikota Bandarlampung Rycko Menoza tampaknya tak mau seperti lawan politiknya Eva Dwiana Herman HN yang telah menentukan calon wakilnya. Mantan Bupati Lampung Selatan (Lamsel) menyerahkan sepenuhnya ke partai politik (parpol) terkait calon wakilnya.

Seperti diketahui, lawan politiknya, Eva Dwiana Herman HN secara blak-blakan telah mengumumkan Dedi Amrullah yang juga mantan Asisten I Pemkot Bandarlampung sebagai calon wakilnya.

“Justru saya menyerahkan semuanya kepada partai politik (soal wakil). Karena kan saya maju bukan lewat jalur independen, tapi lewat partai politik. Tentu saya menghormati partai politik, kita menghargai. Tidak bisa serta merta sepihak menentukan wakilnya siapa,” kata dia usai paparan visi misi di Sekretariat DPD Perindo Kota Bandarlampung, Selasa (25/2).

Politisi Partai Golkar Lampung ini mengatakan dirinya masih terbuka dengan siapa saja yang akan menjadi calon wakilnya. Meskipun, santer dikabarkan, dirinya memiliki kedekatan dengan kader Wiyadi yang juga Ketua PDI Perjuangan.

“Kita masih terbuka dengan siapa saja. Karena sampai saat ini saya belum ada ikatan dengan siapa pun. Tapi soal kedekatan dengan salah satu kader PDI Perjuangan, yang jelas sekarang bagaimana caranya kita mendapatkan dukungan koalisi yang besar untuk membangun Kota Bandarlampung,” jelasnya.

Ketua MPW PP Lampung ini juga mengaku tetap optimis dapat mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan. Meskipun, dirinya tidak hadir dalam agenda penting pemanggilan bakal calon di DPD PDI Perjuangan pada Sabtu (22/2).

“Iya itu kan kewenangannya DPP. Kalau dipanggil belum ada keputusan kan ya ngapain. Yang jelas kita ingin PDIP sebagai partai pemenang, kursi terbanyak di Bandarlampung, saya harap PDIP dapat melihat dan mendukung calon yang dapat membawa perubahan untuk Kota Bandarlampung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya pun juga mengaku masih intens menjalin komunikasi dengan beberapa pengurus PDIP yang dinililainya turut membesarkan PDIP.

“Kalau di PDIP ya kan bukan orang jauh juga. Dan di PDIP ini kan berjenjang, dari DPC, DPD, lalu di DPP. Dan sampai saat ini kita masih menjalin komunikasi dengan PDIP. Kan saya dulu juga di PDIP,” tukasnya. (Cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *