43 views

Surat Rekomendasi PAN Belum Aman

Bandarlampung – Dua bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Lampung hendaknya jangan terlalu jumawa atas diberikannya surat rekomendasi PAN untuk Pilkada 2020.

Pasalnya, surat tersebut bukan jaminan bakal paslon akan diusung berlambang Partai Matahari terbit itu. Terlebih, hasil Kongres PAN pada 12 Februari nanti tampaknya bakal merubah konstelasi politik di internal PAN dan Pilkada serentak 2020. Termasuk di Lampung.

Diketahui, DPP PAN sudah mengeluarkan dua surat tugas kepada kandidat pasangan calon kepala daerah di Lampung.

Yakni, kandidat pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad-Ardito Wijaya. Surat tugas itu diberikan di kantor DPD PAN Lamteng pada Sabtu (28/12/19) yang ditandatangani Ketua Pusat Tim Pilkada PAN Viva Yoga Mauladi dan Sekretaris PAN Yandri Susanto tertanggal 23 Desember 2019.

Kemudian, surat tugas kedua diberikan kepada pasangan calon kepala daerah Waykanan Raden Adipati Surya-Edward Antoni di kediaman Ketua DPD PAN Waykanan Rozali, Senin (13/1/20). Yang ditandatangani pada 7 Januari 2020.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN, Edi Agus Yanto mengatakan surat yang diberikan PAN kepada dua bakal paslon di Lampung masih berupa Surat Tugas.

“Tapi PAN nyebutnya rekomendasi tapi isinya Surat Tugas dan baru diteken oleh Tim Pilkada, belum diteken Ketum dan Sekjen,” kata Edi, Rabu (5/2).

Menurutnya, dalam surat tersebut bakal paslon diberikan tugas oleh PAN untuk segera melakukan komunikasi intensif dengan parpol untuk berkoalisi sesuai dengan syarat pencalonan.

Lanjutnya, bakal Paslon ditugaskan segera melakukan komunikasi dengan kader PAN dari tingkat provinsi hingga akar rumput.

“Ada kemungkinan (paslon) yang diusung untuk berubah, kalau mereka tidak menjalankan tugas dia,” ujar Pembina Wilayah Lampung (Panwil) ini.

Diungkapkannya juga, bisa saja PAN nanti mengeluarkan rekomendasi/surat tugas ke paslon lain dalam satu daerah yang pilkada bila dianggap tidak menjalankan mandat.

“Bisa (rekomendasi/surat tugas ke paslon lain) kalau dia tidak menjalankan mandat surat tersebut atau dia tidak mendapatkan partai koalisi karena PAN hanya satu kursi di Lamteng,” tutur dia.

Selain itu disampaikan Ketum DPD IMM Lampung 2008-2010 ini juga, ada beberapa kader PAN yang sudah menyiapkan diri untuk maju pilkada serentak 8 kab/kota pada tahun 2020.

“Kader yang menyiapkan diri untuk maju Pilkada ada di Bandarlampung, Waykanan, Pesawaran, Metro, Lamsel termasuk di Lamteng ada juga kader yang mau maju Sura Jaya yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *