27 views

Polsek Penawartama Olah TKP Mayat Tergantung di Kamar

TULANGBAWANG – Polsek Penawartama melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa penemuan mayat tergantung di tiang kamar.
Kapolsek Penawartama Iptu Timur Irawan, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di dalam rumah korban
sekira pukul 20.00 wib, Selasa (04/02/2020).
 
“Adapun identitas korban Suparman (55) warga Kampung Sidodadi, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulangbawang,” ujar Iptu Timur, Rabu (05/02/2020).
Ia menjelaskan, kejadian itu mulanya diketahui langsung oleh adik kandung korban Salamun (51) yang pulang dari gotong-royong dari tetangganya.
“Salamun pergi sambatan pagi hari dan pulang siang sekira pukul 13.wib untuk mandi. Saksi melihat kabel yang biasa digunakan oleh korban untuk berjalan dari kamar ke sumur sudah terputus tetapi saksi belum curiga. Saat saksi memanggil korban untuk makan sekira pukul 20.00 wib, korban tidak menjawab sehingga saksi mengintip dari lubang pintu dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan kabel dengan posisi kaki menekuk,” ungkap Iptu Timur.
Saksi langsung mendobrak pintu kamar dan memanggil istrinya Ngatini (36), kemudian saksi langsung menurunkan korban dengan cara memotong kabel yang berada di tiang kamar.
Kapolsek nemambahkan, petugas yang mendapatkan informasi tentang kejadian tersebut langsung berangkat menuju ke TKP bersama dengan petugas medis. Hasil visum et repertum (VER) yang dilakukan oleh petugas medis, penyebab korban meninggal dunia murni karena bunuh diri.
“Korban ini mengidap penyakit saraf sakit mata hingga tidak bisa melihat selama 3 tahun, selama sakit korban selalu berada di kamar dan jarang keluar rumah. Korban juga sudah 2 tahun pisah ranjang dengan istrinya dan istrinya meminta di cerai,” terang Iptu Timur.
Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan tidak bersedia untuk dilakukan outopsi dan hari ini korban telah dimakamkan di tempat pemakaman umum yang berada di kampungnya. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *