42 views

Nasir Mantap Gandeng Naldi

Bandarlampung – Bakal calon bupati (Balonbup) Pesawaran, M. Nasir akhirnya telah menentukan pendampingnya untuk maju pilkada setempat. Sempat dikabarkan bakal berdampingan dengan Aries Sandi yang juga mantan Bupati Pesawaran, Politisi PDI Perjuangan itu akhirnya memutuskan untuk maju bersama Naldi Rinara sebagai wakilnya.

Seperti diketahui, Naldi merupakan politisi Partai Nasdem. Dirinya juga saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Bandarlampung. “Insya Allah (maju dengan Naldi),” kata Nasir saat dikonfirmasi Koran Editor, kemarin.

Ketua DPC PDI Perjuangan Pesawara ini juga mengklaim keputusan itu merupakan hasil keputusan bersama, antara dirinya dengan Naldi. Ketua DPRD Pesawaran ini juga mengatakan akan mengkomunikasikan dengan DPP terkait pilihan wakilnya tersebut.
“Nantinya tentu dikomunikasikan dan Naldi yang akan saya ajukan,” ujarnya.

Lanjutnya, Nasir juga mengklaim perahunya juga sudah cukup mengusung dirinya bersama Naldi. Kendati demikian, dirinya enggan membeberkan partai mana saja yang sudah mendukungnya. “Tunggu waktunya nanti diumumkan. Tinggal nunggu PDI Perjuangan dan partai lainnya,” terusnya.

Lantas apakah yang menjadi pertimbangan Nasir, sehingga lebih memilih menggandengkan Naldi, ketimbang bakal calon wakil lainnya? Ketua DPRD Pesawaran itu tak menjawab dengan spesifik.
“Mungkin Allah SWT memberikan yang terbaik, pendamping saya,” ucapnya.

Disinggung terkati surat tugas PDI Perjuangan, Nasir mengaku belum menerimanya. “Saya belum terima surat tugas. Saya nunggu rekomendasi aja,” tukasnya.

Terpisah, Naldi Rinara. Ketua Nasdem Kota Bandarlampung itu juga membenarkan bahwa dia akan maju mendampingi Nasir di Pilkada Pesawaran. “Insyaallah keputusan ini sudah final. Kami akan maju bersama,” kata Naldi.

Soal partai, Naldi optimistis, Nasdem akan menjatuhkan rekomendasinya kepada Nasir – Naldi. Keyakinan itu muncul, sebab dia adalah kader internal partai besutan Surya Paloh itu.
“Partai pun Insyaallah final. PDIP – Nasdem mendukung kami berdua,” jelasnya.

Lebih lanjut, Naldi mengungkapkan, dia bersama Nasir sudah membentuk tim pemenangan di tiap kecamatan bahkan desa-desa. “Tim relawan sudah ada. Tinggal bergerak,” bebernya.

Diketahui, pada Pemilihan Legislatif 2019, PDIP Pesawaran berhasil mendudukkan sembilan kadernya di legislatif kabupaten setempat. Artinya, PDIP mampu mengusung pasangan calon di Pilkada kabupaten setempat, walau tanpa harus berkoalisi.

Sementara Nasdem Pesawaran, punya empat kursi legislatif di kabupaten setempat. Nasir – Naldi punya perahu lebih untuk berlayar di Pilkada mendatang.

Disisi lai, Bakal calon bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona yang dikabarkan bakal pisah dengan wakilnya Eriawan dipastikan tetap akan melenggang di Pilkada 2020 mendatang. Meski nantiya PDIP tak kembali mengusungnya, Dendi yang belum lama ini ikut pemaparan visi misi di Partai Golkar kini sudah aman perahunya.
Pasalnya, Sudah ada dua parpol dan sudah memenuhi syarat untuk bisa mencalonkan dirinya. Keduanya adalah Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat.
Sumber Koran Editor di DPW PAN Lampung, membenarkan bahwa partainya telah sepakat untuk mengusung Dendi di Pilkada Pesawaran. Bahkan, partainya juga sudah berkomitmen dengan Partai Demokrat yang dipastikan juga bakal mengusung Dendi.
“PAN kan punya lima kursi dan Demokrat lima kursi dan kedua parpol ini sudah oke. Kita sudah berkomitmen bagaimana Dendi bisa memimpin kembali lima tahun kedepan,” katanya, kemarin.
Ditambahkan, meski sudah cukup bisa mengusung Dedi dengan dua parpol, partainya optimisi Dendi bakal mendapatka dukungan dari partai lainnya, seperti Partai Golkar.
“Apalagi Dendi siap menggandeng kadernya jika mendapat rekomendasi dari Partai Golkar. Dengan bergabungnya Golkar aka menambah kekuatan kita,” tukasnya.
Sebelumnya, Petahana Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyatakan siap menggandeng kader Golkar untuk mendampinginya maju pada pilkada 23 September 2020 mendatang. Hal itu akan dilakukannya jika Partai Pohon Beringin Indah memberikan rekomendasi kepada dirinya
Kendati demikian, politisi Partai Demokrat Lampung itu menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada Partai Golkar terkait wakil yang akan mendampingi dirinya.
“Saya nggak mau memilih sendiri calon wakilnya. Mengingat banyaknya kader Golkar yang ikut penjaringan partai sebagai bakal calon wakil bupati. Makanya, Soal wakil saya serahkan ke partai pengusung. Jadi kalau saya diusung Golkar, keputusan (wakil) saya serahkan ke Golkar,” terang Dendi, Kamis (6/2). (cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *