32 views

Mengintip Pilihan Wakil Bacalon Walikota Bandarlampung Versi PDI Perjuangan

// Eva Gandeng Dedi, Yusuf Pilih Tulus, Rycko Masih Jomblo //

Bandarlampung – PDI Perjuangan masih menggodok nama – nama calon yang akan diusung maju pilwakot Bandarlampung 23 September 2020 mendatang.

Belum lama ini, partai banteng moncong putih menanyakan kepada kepada para bakal calon (bacalon) walikota yang ikut penjaringan, terkait bakal calon pendamping dan partai pendukung untuk berkoalisi.

Seperti diketahui, PDI Perjuangan di pilkada Bandarlampung masih membutuhkan satu kursi lagi untuk mengusung pasangan calon.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandarlampung, Wiyadi menyampaikan pihaknya telah menanyakan kepada para kandidat terkait calon wakil dan partai pendukung selain PDI Perjuangan.

“Ya, ini sesuai intruksi dari partai. Kita di DPC diminta untuk menanyakan kepada para calon yang mendaftar, siapa calon wakilnya dan dapat sudah dapat dukungan dari partai mana saja. Karena PDI Perjuanga di Bandarlampung ini harus koalisi. Karena kurang satu lagi untuk mengusung calon,” ujarnya, kemarin.

Hasilnya, kata Wiyadi, beberapa kandidat telah mengirimkan jawaban terkait calon wakilnya. Seperti Eva Dwiana telah menggandeng Dedi Amrullah, kemudian Yusuf Kohar memilih Tulus Purnomo.

“Sementara Rycko menyampaikan siap dipasangkan dengan kader PDI Perjuangan, tapi tidak menyebutkan nama. Begitu pun Amin Fauzi. Sedangkan Tulus, dia mundur,” kata dia.

Terkait partai pedukung, Ketua DPRD Kota Bandarlampung ini mengatakan pihaknya belum mendapatkan jawaban dari para kandidat. “Tapi, soal partai pendukung ini kita minta minggu ini sudah ada jawabannya. Soalnya ini akan kita laporkan Jumat malam atau sehari sebelum rakerda PDI Perjuangan Lampung 29 Februari nanti,” terangnya.

Disinggung terkait kedekatanya dengan Rycko bahkan sater dikabarkan bakal digandeng maju, Wiyadi menyerahkan sepenuhnya kepada partai. “PDI Perjuangan kan ada proses dan mekanismenya. Jadi kita serahkan semuanya kepada partai,” tukasnya.

Terpisah, Yusuf Kohar tak membantah, namun tidak juga membenarkannya jika memilih Tulus Purnomo sebagai calon wakilnya. Wakil Walikota Bandarlampung ini anya mengatakan, M. Yusuf Kohar Tulus melakukan perubahan. M. Yusuf Kohar Tulus melayani rakyat.

Sementara itu, Bakal calon walikota Bandarlampung Rycko Menoza menyerahkan sepenuhnya kepada partai terkait calon wakilnya maju pilkada serentak 23 September 2020 mendatang.

“Justru saya menyerahkan semuanya kepada partai politik (soal wakil). Karena kan saya maju bukan lewat jalur independen, tapi lewat partai politik. Tentu saya menghormati partai politik, kita menghargai. Tidak bisa serta merta sepihak menentukan wakilnya siapa,” kata dia usai paparan visi misi di Sekretariat DPD Perindo Kota Bandarlampung, Selasa (25/2).

Politisi Partai Golkar Lampung ini mengatakan dirinya masih terbuka dengan siapa saja yang akan menjadi calon wakilnya. Meskipun, santer dikabarkan, dirinya memiliki kedekatan dengan kader Wiyadi yang juga Ketua PDI Perjuangan.

“Kita masih terbuka dengan siapa saja. Karena sampai saat ini saya belum ada ikatan dengan siapa pun. Tapi soal kedekatan dengan salah satu kader PDI Perjuangan, yang jelas sekarang bagaimana caranya kita mendapatkan dukungan koalisi yang besar untuk membangun Kota Bandarlampung,” jelasnya.

Ketua MPW PP Lampung ini juga mengaku tetap optimis dapat mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan. Meskipun, dirinya tidak hadir dalam agenda penting pemanggilan bakal calon di DPD PDI Perjuangan pada Sabtu (22/2).

“Iya itu kan kewenangannya DPP. Kalau dipanggil belum ada keputusan kan ya ngapain. Yang jelas kita ingin PDIP sebagai partai pemenang, kursi terbanyak di Bandarlampung, saya harap PDIP dapat melihat dan mendukung calon yang dapat membawa perubahan untuk Kota Bandarlampung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya pun juga mengaku masih intens menjalin komunikasi dengan beberapa pengurus PDIP yang dinililainya turut membesarkan PDIP.

“Kalau di PDIP ya kan bukan orang jauh juga. Dan di PDIP ini kan berjenjang, dari DPC, DPD, lalu di DPP. Dan sampai saat ini kita masih menjalin komunikasi dengan PDIP. Kan saya dulu juga di PDIP,” tukasnya.

Sebelumnya, Bakal calon walikota Bandarlampung, Eva Dwiana Herman HN telah menetapkan Dedi Amrullah sebagai calon wakilnya. Bahkan, dirinya juga telah menyampaikan ke DPC PDI Peejuangan terkait calon pendampingnya.

“Waktu itu kan PDI Perjuangan meminta waki bunda. Dan ini sudah saya sampaikan ke DPC dan tinggal DPC kapan menyampaikannya ke DPP melalui DPD,” terangnya. (Cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *