15 views

Ingin Nikmati Sensasi Buah Durian Malam Hari, Datangi Dua Tempat Ini

Lampung Barat – Aroma wangi khas yang keluar dari buah durian terasa begitu kuat ketika para pengguna jalan melewati dua ruas jalan yang berada di pekon way semangka yakni Teba Suok (Tanjakan Suok) dan Area Jembatan Kuning yang berada di Pekon Sukarami, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Dua kawasan tersebut memang kerap digunakan para penjual buah yang banyak digemari baik laki-laki, perempuan, anak-anak maupun orang dewasa ini pada saat musim durian di daerah tersebut tiba.

Bagi para pengguna jalan yang kebetulan melintas baik siang maupun malam, atau sengaja ingin menikmati sensasi rasa dari buah durian ini, tak salah jika tempat ini menjadi salah satu tujuannya, di tempat ini kita akan menemukan buah durian ditumpuk berjejer dengan aneka ukuran dan harga yang beragam.

“Rasa dijamin manis bang, kalau mau beli akan kita kasih cicip dulu, kalau tidak manis tak usah bayar,” ujar mat sahidi, salah satu penjual durian seraya menunjukkan buah durian kepada pengguna jalan yang mampir, Kamis malam (27/2/2020).

Mat sahidi mengatakan, pihaknya berani menjamin dari segi rasa, karena buah durian yang mereka jual merupakan hasil dari kebun sendiri, dan harga durian yang mereka jual beragam, mulai dari kisaran Rp 15 ribu hingga Rp 70 ribu, tergantung dari ukuran durian itu sendiri.

“Kalau harga tergantung ukuran aja bang, semakin besar semakin mahal, yang pasti kita tidak akan menjual durian yang berkualitas rendah, kita juga mentingin kepuasan pembeli, kalau pembeli kecewa mereka tidak mau beli lagi kan bang, dan kami juga yang rugi nantinya,” ucap Mat Sahidi

Biasanya para penjual buah durian ini akan menjajakan jualannya hingga malam hari, dengan bermodalkan lampu emergensi dan tenda seadanya, selain momen ini bisa dimanfaatkan para penggemar buah durian yang ingin menikmati buah durian pada malam hari, hal tersebut juga berguna untuk para pengguna jalan yang hanya melintas, karena jika biasanya dua ruas jalan tersebut sepi dan terkesan angker pada malam hari kini jadi terang-benderang. (Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *