112 views

Rindu Belaian, Kakek 58 Tahun Setubuhi Bocah di Bawah Umur

Pesisir Barat-Bejat sekali kelakuan Kakek Syatiri 58 tahun warga Pekon Gunung Kemala, Kecamatan Way Krui,kabupaten Pesisir Barat, yang tega melakukan hubungan intim layaknya pasangan suami istri kepada anak dibawah umur sebut saja DNP (9) tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), lebih parahnya, bocah tersebut adalah tetangga pelaku.
DNP yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) ini menjadi korban pencabulan, lebih parahnya pelaku tersebut adalah tetangga rumah korban.
Syatiri yang sudah cerai dengan istrinya kurang lebih 20 tahun lamanya dan mempunyai 4 anak ini melampiaskan nafsu bejatnya dengan cara merayu korban dengan meminjamkan hendphone (Hp) pelaku kepada korban untuk bermain game dirumah pelaku.
Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Drs Ansori BM Sidik mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi,S.IK.,M.H. melalui Panit II Reskrim Polsek Pesisir Tengah, Bripka Feri Julianda menerangkan penangkapan tersebut, “Penangkapan terhadap pelaku inisial Syatiri (58), warga Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat Berdasarkan laporan dari orang tua Korban inisial D bahwa anaknya telah di setubuhi oleh pelaku,”terang Bripka Feri , jumat (17/1/2020).
Kronologi kejadian yang berawal Pada Rabu (15/01) sekitar pukul 12.00 wib korban mendatangi rumah pelaku di rumah pelaku yang beralamatkan di Kecamatan Way Krui hendak meminta pisang. Karena pisang tidak ada, korban yang memang sudah biasa mengunjungi rumah pelaku, kemudian korban meminjam Handphone untuk bermain game.
Korban memainkan game di Handphone milik pelaku selama kurang lebih 1 jam sambil dipangku oleh pelaku. Saat korban hendak pulang ke rumah, pelaku mengunci pintu depan.
Korban yang hendak keluar melalui pintu belakang ditarik kakinya oleh Pelaku dan digendong masuk ke dalam kamar dan dibaringkan diatas dipan, setelah itu Pelaku menyetubuhi korban selama Kurang lebih dua menit.
Seusai dicabuli, DNP pulang kerumah dan menanyakan kepada sang ibu kalau sehabis di Kancit (Perkosa) hamil tidak, mendengar cerita sang anak sontak sang ibu lantas melaporkan kejadian terbut ke polsek terdekat.
Berdasarkan laporan dari orang tua korban tim Reskrim Polsek Pesisir Tengah langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di kediamannya dan sekarang sudah diamankan di Mapolsek Pesisir Tengah guna proses penyidikan lebih lanjut.
“Iya, kemarin, kamis (16/1/20) sekitar pukul 12 siang kami menerima laporan dari keluarga diduga korban pencabulan melaporkan ke polsek pesisir tengah, dengan adanya laporan tersebut langsung kami pelajari dan dilakukan penangkapan dirumah diduga pelaku ini.” Terang Feri.
Telah diamankan barang bukti berupa 1 helai celana dalam milik korban,1 helai sarung kotak-kotak coklat milik pelaku,1 helai celana pendek warna hitam, dan 1 unit Hp merk cross warna hitam.
Untuk mempertanggung jawabkan kelakuannya, Syatiri akan dijerat Tindak pidana persetubuhan terhadap anak yang dimaksud dalam pasal 81 Ayat 1 tentang perlindungan anak, dengan ancaman 5 sampai 15 tahun penjara.(Daniel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *