33 views

Ketua DPRD Bandarlampung Perjuangkan GTKHNK 35+ Jadi PNS

BANDARLAMPUNG – Guru dan Tenaga Pendidika Honor Non Katagori usia diatas 35 tahun (GTKHNK 35+) Badarlampung kemarin mengelar audiensi dengan ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi SP.
Dalam kesempata tersebut para GTKHNK 35+) Bandarlmpug tersebut menyampaikan beberapa keluh kesan diantaranya terkait penganggakatan dari Guru Honor menjadi Pegawai Negri Sipil (PNS) dan maslah Gaji.
Menurut Selamet Riono selaku ketua GTKHNK 35+ Provinsi Lampung yang memimpin audiensi tersebut mengatakan, GTKHNK 35+ akan berjuang agar Guru Honorer yang berusia diatas 35 tahun dapat diangkat menjadi PNS.
“Tanggal 20 Februari 2020 ada Rakornas GTKHNK 35+ di Jakarta dan kami akan berjuang untuk.mendesak pemerintah pusat agar mengeluarkan Keppres guna mengakomodir Guru Honorer umur 35 tahun keatas untuk diangkat menjadi PNS”, ujar Selamet Riono
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi SP. menyatakan pihaknya akan memperjuangkan nasib GTKHNK 35+ tersebut.
“Dengan ini saya Wiyadi SP. ketua DPRD Kota Bandarlampung meyatakan mendukung perjuangan guru dan tenaga pendidika honor non katagori usia diatas 35 tahun atau GTKHNK 35+ Badarlampung. Untuk rakornas kejakarta pada tanggal 20 Februari Tahin 2020,” katanya saat menerima audiensi dengan GTKHNK 35+Bandarlampung di Gedung Sekretariat DPRD Bandarlampung, Senin (27/1).
Dalam hal tersebut meminta Guru dan Tenaga Pendidik Honor yang ber usia diatas 35 tahun diangkat menjadi PNS. Selain itu meminta gaji UMK bagi semua honor.
“Demikia peryataan dan dukunga kami DPRD Badarlampug untuk mendukung mereka berjuang mengemban gepres ini ke jakarta”, tutupnya.
Diketahui, Ikut mendampingi Wakil Ketua Komisi IV, Sri Ningsih Djamsari, SH (F PDI Perjuangan), Agus Djumadi. AMd (Ketua F PKS), H. Sidik Effendi, SH. MH (F PKS) dan Tig Eri Prabowo (F Nasdem Pembangunan).(edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *