85 views

Sudah di KSP, BSMI tak kujung selesai

Mesuji-Lambanya penyelesaian sengketa Lahan antara warga tiga desa yakni Desa Sritanjung, Kagungan Dalam dan Nipah Kuning,Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji dengan Perusahaan perkebunan Kelapa Sawit PT Barat Selatan Makmur Investindo(BSMI) seperti bakal menjadi Bom waktu.
Pasalnya kedua belah pihak yakni warga dan perusahaan mengaku memengang legalitas atas lahan tetsebut,kejadiann yang kterbaru adalah penghentian paksa satu alat berat yang sedang bekerja di salah salah satu Blok di perkebunan oleh kelompok masyarakat.
Terkait sengketa lahan ini Kepala Bagian Tata Pemerintahan(Kabag Tapem) Sekretariat Pemkab Mesuji Gunarso mengaku telah menyerahkan persoalan penyelesaian sengkata lahan BSMI dan Warga kepada Kepala Staf Kepresidenan(KSP) yang telah mendapatkan laporan terkait masalah tersebut.
“persoalan sengketa Tiga Desa  dan PT BSMI ini kan sudah  sampai ke kantor Kepala Staf Presiden(KSP) ya kita tunggu saja penyelesaianya, “terang Gunarso melalui sambungan ponselnya.
Untuk itu lanjutnya, kita menghimbau kedua belah pihak dapat menahan diri sambil menunggu penyelesaian secara sah dan berkekuatan hukum.
Ditanya peran pemerintah daerah dalam menangani persoalan ini,  dikatakan Gunarso belum ada langkah kongrit dari pemerintah daerah, ” kita tidak punya anggaran untuk menyelesaikan persolan ini misalnya untuk melakukan koordinasi dengan pihak KSP, “pungkasnya.
Terpisah Polres Mesuji melalui Kasad Reskrim Polres Mesuji AKP. Dennis Arya mendorong pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji berperan aktif dalam penyelesaian sengketa lahan antara warga dan pihak perusahaan.
Menurutnya hal ini penting agar kedepan tidak terjadi konflik yang dapat merugikan kedua belah pihak.
“kami(polri-red)  mendorong agar segera ada penyelesaian,sehingga kedepan tidak ada lagi konflik seperti ini,”harapnya. (Apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *