33 views

Musa Ahmad: Bangun Lamteng dari Kampung

Lampung Tengah–Berbatasan langsung dengan Kota Metro, masyarakat Kampung Tempuran, Kecamatan Trimurjo, merasa sejauh ini perhatian pemerintah daerah kepada mereka sangat kurang.
Tokoh masyarakat Kampung Tempuran, Siswantoro, di selah pengajian akbar bersama Ustaz Solmed dan Musa Ahmad – Ardito Wijaya, Rabu 11 Desember ,2019 menyatakan, kedua pasang bakal calon Bupati Lamteng itu dapat memperhatikan kampung tersebut.
“Kampung kami ini (Tempuran), pak, hanya berjarak 100 meter saja dari Kota Metro. Tapi pak, kondisinya kami justru seperti kurang terperhatikan,” ujar Siswantoro di antara ribuan warga yang hadir di acara tersebut.
Lebih lanjut Siswantoro berharap, jika nanti diberi amanah, mereka berharap Musa Ahmad – Ardito Wijaya bisa merubah kondisi masyarakat di Kampung Tempuran.
“Kalau Pak Musa nanti yang memimpin Lamteng, supaya dapat memperhatikan kondisi kampung kami. Kalau tidak bisa sama dengan Kota Metro, minimal kami minta supaya bisa kondisinya (sejahtera) seperti warga Kota Metro,” ujarnya.
Hal yang sama juga dikatakan tokoh masyarakat Kampung Tempuran lainnya Heri Dwiyanto. Ia berharap, Musa Ahmad – Ardito Wijaya dapat merubah kondisi Kampung Tempuran dan juga Lamteng pada umumnya.
Ia mengatakan, Musa Ahmad dan Ardito Wijaya adalah sosok muda yang sangat mereka kenal. Dengan jiwa muda keduanya, Heri Dwiyanto berharap perubahan terhadap Lamteng dapat segera terealisasi.
“Keduanya ini adik-adik saya. Saya sangat kenal mereka berdua. Harapan masyarakat sini dengan jiwa muda, maka semangat untuk merubah Lamteng dapat segera diwujudkan,” katanya.
Menjawab hal tersebut di atas, Musa Ahmad dalam sambutannya mengatakan, siap memperhatikan kondisi kampung-kampung yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain, maupun seluruh kampung lainnya.
Ketua DPD II Golkar Lamteng itu menyatakan, bersama Ardito Wijaya siap untuk membangun Lamteng dari kampung. Karena menurutnya kampung adalah tonggak kemajuan kabupaten.
“Kami akan ingat pesan mas Siswantoro dan pak Heri (Dwiyanto). Kami akan jadikan Kampung Tempuran ini jauh lebih maju dan juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah,” jelas Musa Ahmad.
Selain itu, Musa Ahmad juga menerangkan, ia dan Ardito Wijaya akan mempunyai program pembanguan kampung, dengan menjalankan roda pemerintahan tidak hanya dari kabupaten saja.

“Setiap pekannya kami berkantor tiga hari di kabupaten, dan dua hari kami akan berkantor ke kampung-kampung. Hal itu dilakukan supaya mendengar langsung langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” pungkasnya.(san/asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *