23 views

LPA Lamteng Salurkan Bantuan Progresa untuk 203 Anak

Lampung Tengah–Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah (Lamteng) salurkan bantuan Program Rehabilitasi Sosial Anak (Progresa) untuk 203 anak di Kabupaten setempat, Minggu 15 Desember 2019.

Program ini merupakan program milik Kementejan Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI). Kegiatan dilaksanakan di Pondok Yangti Bandarjaya. Turut hadir dalam kegiatan ini sekaligus menjadi pemateri Kabid Resos dan Kasi Resos Dinsos Lamteng, Suver Visior Sakti Peksos Lampung dan Sakti Peksos Lamteng.

Rincian penerima program ini yaitu 75 anak berkonflik hukum (ABH) dan 128 anak memerlukan perlindungan khusus (AMPK). Program ini merupakan program milik Kementejan Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI).

Ketua LPA Lamteng Eko Yuono mengatakan, Progresa adalah bantuan dari Kemensos RI. Progresa lanjutnya diberikan untuk meningkatkan gizi anak. Program ini (meningkatkan gizi) juga adalah salah satu unsur dari Progresa 5.0 NP dengan empat kompenen kegiatan ini yakni rehebilitasi sosail, pendampingan sosial, dukungan teknis dan aksesibilitas yang bertujuan untuk meningkatkan keberfungsian anak dan keluarga yang dilaksanakan secara bertahap.

“Harapannya, program ini bisa memberikan dampak positif pada keluarga dan anak. Penanganan ABH dan AMPK ini tidak mudah dilakukan, kuta harus sabar dan rutin mengawasi agar mereka bisa baik. Terutama untuk anak-anak yang bermasalah hukum,”ujarnya.

Selain itu kata Eko, program tersebut juga bertujuan untuk memberikan pendampingan dan penguatan bagi anak-anak yang bermasalah hukum dan anak memerlukan perlindungan khusus.

Dipilihnya Pondok Yangti sebagai tempat kegiatan kata Eko, karena ditempat itu bernuansa alam. Sehingga anak anak dapat bermain bersama keluarga sehingga hubungan antara anak dan orang tua lebih terbuka.

“Intinya Progresa dari Kemensos ini membantu anak untuk peningkatan gizi anak, rekreasi dan terapi anak, serta penguatan kapasitas anak dan keluarga agar kehidupan antara anak dan orang tua dapat sejalan,”paparnya.

Disisi lain, Eko berharap Pemerintah Daerah juga dapat memperhatikan masalah yang berkaitan dengan anak-anak”Ini kan dari Pemerintah pusat, kedepan harapannya pemrintah kita dapat juga memperhatikan hal seperti ini,”pungkasnya. (san/asa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *