32 views

Pulang Kerja Okto Kaget!! Kacer Kesayangan Raib Digasak Maling

Lampung Barat – Penduduk Komplek Perumahan Taman Indah Pekon Kubu Perahu Lambar mulai resah. Pasalnya komplek tersebut telah beberapa kali jadi sasaran aksi pencurian.
Salah satu warga Okto Priadi, mengaku baru saja kehilangan 2 ekor burung kacer kesayangannya pada hari selasa (19/11).
“Saya pulang kerja jam 12:30 Wib, kaget liat sangkar burung di teras rumah sudah kosong. 2 ekor burung kacer kesayangan saya raib,” ungkap Okto.
Dari keterangan Okto, sebelumnya juga telah terjadi pencurian di Masjid Nurhayyan. Maling berhasil menggasak stok bensin di kamar penyimpanan barang dan satu buah kotak amal
“Itu kejadiannya Rabu malam (13/11). Jadi ini sudah kejadian yang ke 2 kalinya, komplek ini sudah tidak nyaman lagi,” ujarnya.
Menurut Okto, selama ini komplek taman indah merupakan komplek yang aman dan nyaman. “Dulu memang pernah ada kejadian serupa, tapi itu sudah lama sekali kira-kira 5 tahun lalu,” terang Okto.
Atas kejadian tersebut, Okto menderita kerugian sebesar 2 juta rupiah. Namun dirinya bersama warga setempat tidak berniat untuk melaporkan aksi pencurian tersebut ke polisi.
“Kami sepakat untuk tidak lapor ke polisi, yang akan kami lakukan adalah lebih waspada dengan meningkatkan keamanan. Terlebih warga di komplek ini mayoritas bekerja sebagai ASN di Pemkab Lambar, jadi kami harus lebih hati-hati lagi kedepannya,” sebutnya.
Peratin Pekon Kubu Perahu Eri Susanti, saat di konfirmasi Via Handphone mengaku baru tahu informasi tersebut.
“Saya juga baru tahu infonya, sekarang saya sedang dalam perjalanan arah Liwa dari luar kota. Memang sudah kami rencanakan dan sudah masuk dalam APBDes tahun 2020 untuk peningkatan keamanan di pekon kubu perahu. Rencananya kami akan buat portal di lingkungan komplek serta pos ronda. Selain itu kegiatan ronda malam akan mulai kembali dilakukan,” papar Eri.
Eri mengatakan, pencurian yang terjadi diduga dilakukan oleh amatiran.
“Saya menduga ini karena ada kesempatan saja, memang semenjak ada taman wisata KRL beberapa bulan terakhir mobilitas publik semakin meningkat. Mohon maaf dalam tanda kutip saya menduga itu ulah oknum yang melihat kesempatan, jadi dugaan saya ini bukan kerjaan maling yang profesional,” ucap Eri.
Meski begitu, Eri mengimbau agar warga di komplek taman indah untuk lebih waspada dan bila perlu ronda malam segera dilakukan. (Anton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *