46 views

Perusahaan  Tony Rachman Bantah Gaji Tukang Tak Terbayarkan

TULANGBAWANG – Pemilik Perusahaan  Tony Rachman T  angkat bicara soal pemberitaan tentang pekerjaan Peningkatan Sarana Dan Prasarana Insfatruktur tempat ibadah di Masjid Baitul Rahman/Islamic Center, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang, yang diangap mangkrak oleh oknum wartawan lantaran pada hari maulid nabi tidak ada aktivitas pekerjaan Sabtu,(09/11/19).
Tony Rachman mengatakan, tidak bekerjanya tukang pada hari sabtu guna menghormati hari islam  yang tepatnya di hari maulid nabi Muhammad SAW, dan memberikan libur 2 hari sampai hari minggu yang tidak ada kaitannya dengan masalah tukang tidak dibayarkan.
“Tenaga pekerja gajian 2 mingguan dan tentu akan dibayarkan, tukang bukan pulang namun libur karna hari besar islam maulid Nabi Muhamad SAW yang harus kita hormati. Sehingga tukang diliburkan pada hari sabtu dan minggu,” jelasnya, Sabtu (9/11/2019).
Selain itu, Ia menegaskan, adapun tukang yang dipulangkan dikarenakan juga akan ada pergantian dikarekan dibagian finishing bangunan ada tukang khusus untuk mengerjakan sesuai RAB yang ada.
“Tukang yang dipulangkan juga akan diganti sesuai dengan keahliannya, karna tahap pekerjaan ini sudah memasuki tahap finishing, dimana lebih dibutuhkan tenaga tukang terampil,” paparnya.
Tony mengaku kaget dengan adanya berita “Proyek Islamic Center Menggala Mangkrak, Diduga Upah Pekerja Belum Dibayarkan”. Ia juga akan melakukan pengkajian dengan kuasa hukumnya berkaitan dengan isi berita tersebut, dikarenakan hal tersebut bisa merusak citra baik perusahaannya.
“Saya kaget aja baca judul dan isi beritanya kok seperti itu yang berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada, jelas ini merusak citra nama baik perusahaan saya. Mungkin saya akan melakukan pengkajian dulu dengan kuasa hukum saya sebelum menempuh jalur hukum yang ada,” pungkasnya.
Dilain tempat Ketua Gapeksindo Tulangbawang  CHaidir Arief angkat bicara tentang hal tersebut. Menurutnya, pekerjaan yang masih berjalan tidak bisa dibilang mangkrak apalagi pekerjaan tersebut sudah lebih dari 50% .
“Progres kerja pelaksanaan proyek di islamic sudah mencapai 60%, yang dimaksud proyek mangrak jika proyek yang pelaksanaannya terabaikan dalam waktu yang lama tidak selesai atau melewati batas waktu pelaksanaan, proyek mangrak apabila tidak diatasi dan terabaikan. Ini kan waktu pekerjaanya masih sampai 20 Desember 2019,” ungkapnya melalui pesan via aplikasi WhatsApp, Sabtu (09/11/2019).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *