50 views

Jembatan Penghubung Pekon Tanjung Rejo Nyaris Putus

Tanggamus- Pembangunan jalan dan jembatan nampak nya masih menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten Tanggamus, bahkan jalan desa atau pekon yang menghubungkan pekon satu kepekon lainnya rusak parah bahkan ditengah tengah pekon tersebut ada pusat pemerintahan dan perkantoran Pemda Tanggamus. Seperti yang terlihat dijalan pekon Talang Rejo yang menghubungkan jalan menuju Pemda dan desa kampung baru dimana kondisi badan jalan dan infrastruktur jembatan nyaris putus.

Seperti yang diutarakan salah seorang warga Bahrun bahwa kondisi jalan Ini nyaris putus, dan sudah sejak lama yakni sekitar ada 2 tahun di biarkan oleh Pemda atau Dinas PU Tanggamus, ” nyaris putus jalan ini , badan jalan nya pun hanya tinggal kurang dari semeter, apalagi disampingnya ada jurang jadi sangat mengkhawatirkan bila lewat sini masyarakat, padahal ini jalan alternatif warga masyarakat pekon Talang Rejo untuk berangkat ngantor ke Pemda”. Kata Bahrun .
Sementara Poniran warga disekitar jalan tersebut menyebutkan sejak berdirinya kabupaten Tanggamus ini baru sekali di latasir jadi wajar kalau jalannya kondisinya sudah rusak parah bahkan sudah menjadi onderlagh dan jalan yg semula 3 meter menjadi jalan setapak karena menjadi jalan rumput dan blukar, kata Poniran.
Ironis memang dimana pekon Talang Rejo yg termasuk menopang pusat pemerintahan Pemda Tanggamus atau dibibir Pemda nyaris tidak tersentuh pembangunan nya.
Padahal jarak jalan dan jembatan ini dari kantor Bupati Tanggamus hanya berjarak kurang lebih 200 meter, tepat nya dibelakang kantor Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Tanggamus.
Menurut sadun warga lainnya mengatakan jalan dan jembatan yg nyaris putus ini akibat tergerus erosi bila musim hujan datang, namun kondisi ini memang sudah 2 tahun dibiarkan dan tidak mendapatkan perhatian dari Pemda Tanggamus, ” warga yang akan melintas di jalan ini banyak yang memutar balik karena takut jatuh, apalagi memang sekarang musim hujan jadi khawatir terjadi longsor apalagi jalan tersebut kondisi nya hanya kurang dari semeter dan samping nya ada jurang dengan kedalaman lebih kurang 10 meter jadi warga banyak yang ngerii lewat sini”. Kata sadun warga setempat.
Sadun menambah kan tidak sedikit pula warga masyarakat yang turun dan menuntun kendaraan nya bila lewat jalan dan jembatan ini, disamping jalan yang rusak parah berlubang yg hanya menyisakan onderlagh yg sudah rusak berlubang dan menjadi tanah bila hujan sangat licin dan tergenang air , ” kata sadun.
(Gus/ham )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *