34 views

Dugaan Jual Beli Jabatan KPU Makin Gamblang

Bandarlampung – Dugaan money politic untuk mendapatkan kursi dalam proses seleksi calon anggota KPU Kabupaten/kota makin gamblang. Selain adanya laporan dari mantan timsel dan pengakuan dari suami VYP yang juga calon anggota KPU Tulangbawang, salah satu peserta lainnya menyatakan dugaan money politic dalam proses rekrutmen itu bukan isapan jempol belaka.

Hernan Tori, salah satu peserta calon anggota KPU Kabupaten/kota di Lampung membenarkan jika ada money politic dalam proses seleksi calon anggota KPU Kabupaten/kota se-Lampung.

“Sebenarnya ada (money politic). Cuman ada beberapa saja yang melapor. Sedangkan beberapa lainnya masih sungkan untuk melapor. Mungkin inj karena faktor psikologis saja,” ujarnya usai menyampaikan sikap ke Komisi I DPRD Lampung, Rabu (20/11).

Mantan Anggota KPU Kabupaten Tulangbawang ini berharap para peserta lainnya mempunyai keberanian menyampaikan kebenaran untuk mengungkap persoalan itu semua.

“Mudah – mudahanan kawan – kawan kabupaten kota bisa mengeluarkan kebenaran untuk mengungkap itu semua. Ini untuk pembenahan kualitas demokrasi kita ke depan. Terutama dalam proses seleksi ini,” ungkapnya.

Karena, masih kata dia, penyelenggara pemilu itu adalah lembaga untuk menyeleksi calon pemimpin daerah lima tahun ke depan.

“Kalau penyelenggara pemilunya berkualitas dan kompeten, kemungkinan pemimpin yang dihasilkan akan baik juga. Tapi kalau penyelenggara pemilunya tidak, ya biarkan sejarah dan waktu yang akan menjawab semuanya,” kata dia.

Untuk itu, dirinya berharap Komisi I DPRD Lampung dapat  menindaklanjuti pernyataan sikap terkait dugaan kisruh seleksi calon anggota KPU Kabupaten/kota ini.

“Ini berkaitan bagaimana demokrasi di Lampung ini dapat berbenah. Berkaitan dengan proses seleksi anggota KPU. Meskipun ini sudah ditetapkan oleh KPU RI, DPR RI bisa meninjau ulang apakah hasil seleksi ini sudah sesuai dengan aturan. Karena dari beberapa kabupaten dan kota itu ada yang salah dalam proses rekrutmen,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Lampung, Mikdar Ilyas sangat mendukung apa yang telah disampaikan oleh perwakilan masyarakat untuk menelusuri persoalan – persoalan yang ada di KPU.

“Pernyataan ini akan menjadi bahan dan masukan bagi kami untuk mempertanyakan ke KPU Lampung yang insya allah akan kita undang pada Jumat jam 1 siang nanti,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra Lampung ini berharap apa yang menjadi perbincangan publik ini menjadi transparan. “Dan kalau memang salah katakan salah, kalau benar ya katakan benar. Kita pengen mendudukan masalah pada posisi yang benar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga mempertanyakan komisioner kabupaten kota yang telah ditetapkan oleh KPU RI. “Apakah sudah sesuai atau belum? Kalau memang yang sudah ditetapkan itu bersoal. Tentu ini yang akan kita persoalkan. Dan kita akan ambil langkah – langkah yang tepat untuk menindaklanjuti persoalan ini,” tukasnya. (Cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *