50 views

Disperpusarsip Lampung Kunker ke Pesibar

PESISIR BARAT — Tim Monitoring dan Pembinaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung melakukan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Barat, Jum’at (29/11/2019).

Kabid Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Heriyansyah menjelaskan, bahwa kunjungan ke Pesbar ini dalam rangka monitoring dan pembinaan kepada perpustakaan desa yang ada di Kabupaten Pesisir Barat. “Kita ke pesbar selain ingin melihat dari dekat perpustakaan desa juga ingin memastikan dan mensinkronkan apakah program dan kegiatan disperpusarsip pesibar sudah sejalan dan bersinergi dengan disperpusarsip provinsi,” ujar Heriyansyah.

Dalam kunjungan ke Dinas Perpusarsip Kabupaten Pesisir Barat, Tim diterima oleh Kadis Fayumi Lutfi. Menurut Fayumi dinasnya baru terbatas hanya pada program dan kegiatan pembinaan perpustakaan. Perpustakaan yang ada dikelola oleh peratin yang menjadikan kantor pekonnya untuk perpustakaan.” Ungkap Fayumi.

Ditambahkannya, rencananya kami akan membangun gedung kantor dinas perpustakaan untuk TA 2021, tapi untuk kantor arsipnya berada di sekretariat. “Doakan ya semoga kami akan memiliki kantor perpustakaan yang representatif,” ujarnya penuh harap.

Dalam kunjungan ke perpustakaan desa Pekon Rawas di Kecamatan Pesisir Tengah, Tim Monitoring dan Pembinaan didampingi Kabid Perpustakaan Pesbar Yurni Dewi. Nuriyadi sebagai Pengelola Perpustakaan menjelaskan, bahwa perpustakaan yang dikelolanya masih sangat terbatas, buku-buku yang ada merupakan bantuan dari warga dan juga dari dana desa. “Iya bang kami ingin ada penambahan buku, agar tempat ini (perpustakaan-Red) banyak pengunjung.” Ujarnya penuh semangat.

Koordinator Tim Monitoring dan Pembinaan Heriyansyah dan rombongan terdiri dari Kepala Seksi Pengembangan Minat Baca Trisiana, Zambo Marino (perwakilan Bidang Deposit, Akuisisi dan Pengolahan Bahan Baca) serta Wayuna Muharam (Penyusun Rencana Humas)

Sementara itu Kepala Seksi Pengembangan Minat Baca Trisiana menjelaskan, bahwa perpustakaan desa yang kami kunjungi agar mengisi form profil perpustakaan desa. “Pengisian form profil perpustakaan desa dimaksudkan untuk bahan evaluasi.” Ujar Trisiana. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *